Surabaya, Memorandum.co.id - Kondisi perekonomian nasional masih mengalami ketidakpastian dan diperkirakan tahun 2021 dampaknya masih akan terasa karena suasana pandemi covid-19. Penjelasan ini disampaikan Ketua DPD RI, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti di Jatim saat mengunjungi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional IV Jawa Timur. "Kami ingin mendapatkan gambaran bagaimana realisasi kebijakan keringanan dan restrukturisasi kredit khususnya terhadap UMKM," terang La Nyalla Mahmud Mattalitti. Di hadapan petinggi OJK, La Nyalla menanyakan restrukturisasi kredit terdampak Covid-19 di Jawa Timur, utamanya di sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Mantan ketua umum Kadin Jatim ini mengungkapkan, fungsi DPD RI salah satunya adalah untuk mempersempit kesenjangan ekonomi antar wilayah, karena jika pemerataan kemajuan sudah terjadi di semua daerah atau wilayah, maka dipastikan Indonesia juga akan maju. Karena wajah Indonesia adalah wajah 34 provinsi. “Oleh karena itu, kami berharap OJK dapat memainkan peran yang sangat startegis untuk mewujudkan kemandirian ekonomi daerah,” tegasnya. Menurut LaNyalla, ada beberapa langkah yang harus dilakukan OJK untuk mewujudkan hal tersebut, di antaranya adalah mendorong sinergitas industri keuangan untuk meningkatkan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi. “Saya juga berharap OJK dapat mengeluarkan lebih banyak kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat daerah,” ujarnya. Sementara itu, Kepala OJK Regional IV Jatim, Bambang Mukti Riyadi mengucapkan terima kasih dan kepedulian Ketua DPD ke OJK Jatim. “Sejauh ini kami telah berupaya untuk melaksanakan apa yang telah diputuskan oleh OJK Pusat. Menyosialisasikan berbagai program OJK selama pandemi Covid-19 untuk mengurangi dampaknya di masyarakat luas,” ungkap Bambang. Terkait realisasi restrukturisasi kredit yang ada di Jatim, Bambang mengatakan, memang masih sedikit yang telah melaksanakan. Hingga Juni 2020, total realisasi restrukturisasi kredit terdampak Covid-19 mencapai Rp 87 triliun, dengan perincian Rp 49 triliun untuk kredit UMKM dan Rp 38 triliun untuk kredit Non UMKM. OJK juga membuka hotline pengaduan di nomor 157 untuk menampung berbagai keluhan dan aduan debitur selama pandemi ini. (day)
Perekonomian Masih Mengalami Ketidakpastian
Selasa 04-08-2020,14:52 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 24-10-2026,14:16 WIB
Kesampingkan Negara, Keluarga Adalah Benteng Utama Pengasuhan Disabilitas Intelektual
Sabtu 24-10-2026,20:18 WIB
Problem Solving, Debt Collector Bank Plecit di Lamongan Gasak HP di Kamar Nasabah
Sabtu 24-10-2026,16:16 WIB
Terapkan Manajemen Talenta, Wali Kota Malang Lantik 176 ASN
Sabtu 24-10-2026,17:33 WIB
DPRD Surabaya Minta Penertiban Gudang Pasar Buah Tanjungsari Ditunda Demi Kondusivitas
Sabtu 24-10-2026,13:32 WIB
Kapolres Kediri Perkuat Peran Warga Jaga Kamtibmas, Ajak Aktifkan Kembali Poskamling
Terkini
Minggu 25-10-2026,12:06 WIB
Gelombang Panas Landa Surabaya, DPRD Desak Pemkot Terbitkan Peringatan Dini Heat Stroke
Minggu 25-10-2026,11:59 WIB
Cemari Lingkungan dan Tebar Penyakit, DPRD Surabaya Desak Penertiban Tempat Potong Unggas di Permukiman
Minggu 25-10-2026,11:54 WIB
Dukung Asta Cita Presiden, Polsek Ranuyoso Cek Lahan Jagung Warga
Minggu 25-10-2026,11:49 WIB
Sekda Ismet Effendi Buka Pekan Raya Pembangunan 2026, Dorong UMKM dan Potensi Daerah Bangkalan
Minggu 25-10-2026,11:43 WIB