PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Cuaca ekstrem yang melanda wilayah dataran tinggi Kabupaten Pasuruan, pada Kamis, 30 April 2026, memicu bencana tanah longsor di sejumlah titik. Infrastruktur pendidikan menjadi sektor yang paling terdampak, dengan kerusakan signifikan dilaporkan terjadi di wilayah Kecamatan Tutur dan Kecamatan Puspo.
Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak siang hingga sore hari menyebabkan dinding penahan tanah di beberapa sekolah ambrol dan memutus akses jalan antar dusun.
BACA JUGA:Hujan Deras Picu Longsor Tanggul Sungai di Purwosari Pasuruan
Mini Kidi Wipes.--
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, kerusakan paling menonjol terjadi di SDN Kalipucang 3 Kecamatan Tutur.
Tebing di area sekolah tersebut ambrol sepanjang 15 meter dengan ketinggian mencapai 4 meter.
BACA JUGA:Diterjang Puting Beliung dan Longsor, BPBD Kabupaten Malang Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
"Kondisinya cukup mengkhawatirkan. Tim di lapangan terus berupaya mengamankan area yang rentan terjadi pergerakan tanah susulan guna menghindari kerusakan yang lebih luas," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi pada Minggu 3 Mei 2026.
Kondisi serupa juga terjadi di SDN Palangsari 1 Kecamatan Puspo. Akses jalan tepat di depan sekolah longsor sepanjang belasan meter.
Tak hanya itu, dinding SDN Palangsari 3 serta akses jalan di Dusun Jeglong juga dilaporkan terdampak akibat debit air yang meluap dari lereng pegunungan.
BACA JUGA:Hujan Deras Picu Longsor, Rumah Warga dan Bangunan KDMP Terdampak di Tulungagung
"Rata-rata longsoran di depan sekolah dan jalan dusun mencapai belasan meter. Selain itu, di SDN Kemiri 1 Kecamatan Puspo sempat terjadi luberan air, namun statusnya saat ini sudah kembali aman," tambah Sugeng.
Meski material longsor dilaporkan sempat mengenai 5 rumah warga, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam rangkaian musibah ini.
Petugas BPBD telah memasang tanda peringatan dan garis pengaman di lokasi-lokasi rawan agar warga tidak mendekat.
Ayo bolo kita gempur rokok ilegal.--