Rencananya, Salah akan mendapatkan perpisahan layak pada laga kandang terakhir musim ini melawan Brentford. Meski saat ini tengah dibekap cedera, ia optimistis bisa kembali sebelum pertandingan tersebut.
“Saya senang bisa pergi dengan cara yang baik. Saya masih merasa punya banyak hal untuk diberikan, kondisi fisik saya juga sangat baik,” ujarnya.
Hingga kini, Salah belum menentukan langkah selanjutnya, meski mengaku memiliki sejumlah opsi menarik untuk masa depan kariernya.
Kepergian Salah, ditambah potensi hengkangnya Andy Robertson, membuat Liverpool kehilangan sosok berpengalaman di ruang ganti.
Hal ini terjadi di tengah upaya klub membangun era baru pasca kepemimpinan Jürgen Klopp.
Salah pun berharap generasi baru Liverpool tetap menjaga mentalitas juara yang telah dibangun selama satu dekade terakhir.
“Semua pemain punya tujuan yang sama, tidak ada yang bermain sendiri. Semua tahu tugasnya, dan jika tidak menjalankannya dengan benar, akan ada yang mengingatkan,” katanya.
Ia menegaskan, kekompakan dan mentalitas tim menjadi kunci sukses Liverpool saat menjuarai UEFA Champions League dan Premier League secara beruntun.
“Saya harap itu tidak berubah. Sekarang banyak pemain baru dan dinamika tim berubah, tapi saya berharap mereka bisa mempertahankan semangat tersebut untuk masa depan,” tutup Salah.