MEMORANDUM.DISWAY.ID-Langkah Inter Milan untuk segera mengunci gelar Serie A harus tertunda setelah ditahan imbang 2-2 oleh Torino di Stadio Olimpico Grande Torino.
Tim asuhan Cristian Chivu sempat berada di jalur kemenangan dan berpeluang memperlebar jarak di puncak klasemen menjadi 12 poin.
Gol pembuka lahir dari sundulan Marcus Thuram pada babak pertama, sebelum Yann Bisseck menggandakan keunggulan pada awal babak kedua.
Namun, Torino bangkit di penghujung laga. Gol pelipur lahir dari penyelesaian cepat Giovanni Simeone sekitar 20 menit menjelang laga usai.
BACA JUGA:Incar Juara Umum IPSI Kota Surabaya Full Power di Kejurprov Jatim 2026
Mini Kidi Wipes.--
Drama berlanjut saat Nikola Vlašić sukses mengeksekusi penalti pada menit akhir setelah tinjauan VAR memutuskan adanya handball dari bek Inter, Carlos Augusto.
Saat ini, Inter masih kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan 10 poin atas Napoli, dengan hanya menyisakan empat pertandingan liga.
Gelar Scudetto berpeluang diamankan saat Inter menjamu Parma pada 3 Mei mendatang.
Inter yang sebelumnya mencatat empat kemenangan beruntun di semua kompetisi langsung tampil agresif sejak awal.
Mereka membuka skor pada menit ke-23 melalui sundulan Thuram di tiang jauh setelah menerima umpan silang melambung dari Federico Dimarco.
Dimarco hampir menambah gol menjelang turun minum lewat sepakan voli rendah yang tipis melebar dari sasaran. Setelah jeda, Inter kembali menekan pertahanan tuan rumah.
Kiper Torino, Alberto Paleari, tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan refleks dari jarak dekat untuk menggagalkan peluang Dimarco.
Bola muntah sempat mengarah ke Matteo Darmian, tetapi bek Torino, Enzo Ebosse, melakukan tekel krusial untuk mengamankan gawang.
Tekanan Inter akhirnya membuahkan hasil pada awal babak kedua.
Dimarco kembali menjadi kreator dengan mengirim sepak pojok yang disambut sundulan Bisseck hingga bola masuk melalui tiang jauh.
Meski terlihat menguasai jalannya pertandingan, Torino menunjukkan mental pantang menyerah di fase akhir laga.
Ayo bolo kita gempur rokok ilegal.--
Simeone memulai serangan balik cepat dengan meneruskan umpan ke tengah yang diterima Emirhan İlkhan.
Bola kemudian dikembalikan kepada Simeone yang melanjutkan pergerakan ke kotak penalti dan menaklukkan kiper Inter, Yann Sommer, lewat chip akurat.
Gol tersebut membangkitkan semangat tuan rumah. Torino kembali mengancam melalui sepakan keras pemain pengganti Alieu Njie yang berhasil ditepis Sommer.
Petaka bagi Inter datang pada menit-menit akhir setelah VAR menyatakan handball Augusto saat menghalau sundulan jarak dekat dari Duván Zapata. Wasit pun menunjuk titik putih.
Vlasic menjalankan tugas sebagai algojo dengan sempurna. Tendangan kerasnya meluncur ke pojok kiri atas gawang dan tak mampu dijangkau Sommer.
Inter masih memiliki peluang emas untuk meraih kemenangan di masa tambahan waktu. Namun, sepakan Piotr Zieliński melenceng tipis dari sasaran, membuat laga berakhir imbang dan memastikan pesta gelar Inter harus tertunda.