Viral Pohon Beringin Tumbang di Situbondo Kembali Tegak Usai Ranting Dipotong

Senin 13-04-2026,17:50 WIB
Reporter : Fatur Bahri
Editor : Aris Setyoadji

SITUBONDO, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Pohon beringin tumbang di Dusun Semmekan Utara, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, kembali berdiri tegak setelah rantingnya dipotong warga usai roboh akibat cuaca ekstrem, Senin 13 April 2026.

Peristiwa bermula saat hujan deras disertai angin kencang menumbangkan pohon beringin yang berada di area pemakaman setempat.


Mini Kidi Wipes.--

Karena posisinya menghalangi akses jalan dan merusak estetika makam, warga berinisiatif untuk membersihkannya.

Aji (35), warga setempat, menceritakan pohon itu perlahan kembali ke posisi semula saat warga memotong bagian atasnya.

"Pohon itu awalnya roboh diterjang angin. Warga lalu memotong ranting-rantingnya agar tidak mengganggu jalan. Namun, setelah beban rantingnya berkurang, pohon itu justru kembali berdiri tegak," ujar Aji.

BACA JUGA:Masuki Babak Akhir, Kejari Situbondo Segera Umumkan Tersangka Kasus Korupsi PUPR

Kejadian ini memicu beragam spekulasi di tengah masyarakat karena lokasi pohon berada di area pemakaman yang dianggap keramat.

"Setahu kami, pohon yang sudah roboh total sulit untuk berdiri lagi. Inilah yang membuat warga penasaran dan berbondong-bondong datang ke lokasi," bebernya.

Meski kental dengan nuansa mistis, sebagian warga mencoba melihat fenomena tersebut dari sisi rasional.

BACA JUGA:Kepala BKN Zudan Arif Konsolidasikan ASN Dukung Program Situbondo Naik Kelas

Secara ilmiah, pohon tumbang yang kembali tegak dapat terjadi jika sistem perakaran masih kuat dan tertanam di tanah.

Ketika beban dahan dan ranting di ujung pohon dipotong, tekanan pada pangkal akar berkurang sehingga elastisitas batang mendorong pohon kembali ke posisi vertikal.

"Kalau dipikir secara logika, mungkin karena beban rantingnya berkurang sehingga pohon terangkat kembali. Tapi karena ini di makam, anggapan pohon keramat tetap kuat di masyarakat," jelas Aji.


Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--

Pasca kejadian, warga Desa Klatakan menghentikan proses penebangan dan menggelar selamatan serta doa bersama di sekitar lokasi.

"Warga sepakat tidak akan mengusik pohon itu lagi. Sekarang lokasi ini ramai jadi perbincangan, bahkan videonya banyak dibagikan di media sosial," pungkasnya.

Sementara itu, Irwan (40), salah seorang tokoh pemuda setempat, mengatakan di dekat pohon beringin tersebut terdapat dua makam pembabat Dusun Semmekan, yakni Ju' Rambai dan Ju' Syarifah.

BACA JUGA:Respons Keluhan Warga, Satlantas Polres Situbondo Pindahkan Barang Bukti Laka Lantas

"Bahkan, lokasi pohon beringin yang tumbang hanya berjarak sekitar satu meter dari dua makam pembabat tersebut," kata Irwan.

Menurutnya, pohon beringin itu roboh saat diterjang cuaca ekstrem beberapa waktu lalu, lalu kembali tegak setelah rantingnya dipotong warga.

"Memang ada nuansa mistis, setelah pohon beringin tumbang di area pemakaman umum, tepatnya di dekat makam dua pembabat," kata Irwan. (–)

Kategori :