Urung Wisata, 21 Penumpang ELF di Jelbuk Selamat dari Kobaran Api

Minggu 12-04-2026,13:24 WIB
Reporter : Febri Irawan
Editor : Fatkhul Aziz

JEMBER, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Minggu pagi yang seharusnya ceria bagi 21 wisatawan asal Sukorambi berubah menjadi mencekam. Mobil Isuzu ELF berwarna merah yang mereka tumpangi ludes dilahap si jago merah di Dusun Krajan Barat, Desa Jelbuk, Kecamatan Jelbuk, Jember, Minggu 12 April 2026.

​Meski api membumbung tinggi dan menghanguskan badan kendaraan, keajaiban menyertai rombongan tersebut. Seluruh penumpang berhasil keluar tepat waktu sebelum api merembet ke seluruh kabin.

BACA JUGA:Mobil Kebersihan Desa Wadeng Gresik Terbakar, Diduga Akibat Sampah Masuk Mesin


Mini Kidi Wipes.--

​"Benar, kejadian mobil terbakar terjadi pagi hari sekitar pukul 07.40 WIB di wilayah Jelbuk," ujar Kanit Sabhara Polsek Jelbuk, Aipda Hendro Prasetyo, saat dikonfirmasi oleh reporter Memorandum.

​Kendaraan bernomor polisi W 7609 NB tersebut sedianya hendak mengantar rombongan menuju destinasi wisata pemandian Nafara di Bondowoso. Namun, saat melintas di lokasi kejadian, gangguan teknis tiba-tiba muncul.

BACA JUGA:Rumah dan Tabungan Ludes Terbakar, Senyum Mbah Sahri Kembali saat Disambangi PMI Jember

​"Kendaraan mengalami korsleting kelistrikan yang kemudian memicu percikan api dan langsung membesar," jelas Hendro.

​Mobil tersebut dikemudikan oleh Dandi Dwi Prakoso (27), warga Sukorambi. Di hadapan petugas, diketahui bahwa pengemudi merupakan driver cadangan yang bertugas membawa rombongan tersebut menuju arah utara.

​Pemicu utama kebakaran diduga kuat berasal dari sistem kelistrikan pendingin udara (AC) mobil. Percikan api muncul begitu cepat sehingga pengemudi hanya memiliki waktu singkat untuk menepikan kendaraan dan mengevakuasi penumpang.

BACA JUGA:Warung Nasi Bebek Tanjung Sadari Ludes Terbakar Akibat Tumpahan Bensin Tersambar Api Kompor

​"Api berasal dari bagian kelistrikan AC mobil dan langsung membesar dalam waktu singkat. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka dalam kejadian ini," tambah Hendro melegakan.

​Kepulan asap hitam yang membubung tinggi sempat menjadi perhatian warga dan pengguna jalan. Mochammad Ariel, seorang warga setempat, menceritakan detik-detik mencekam tersebut. Saat itu, ia sedang berada di sawah dan melihat api yang membesar dari kejauhan.


Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--

​"Saya lihat dari sawah, apinya kelihatan jelas, jadi saya langsung lari ke lokasi," tuturnya. Ariel menambahkan bahwa kondisi mulai terkendali saat petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi, tepatnya di sebelah utara Warung Tumbin.

Kategori :