JOMBANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Jombang menggelar Resepsi dan Malam Puncak Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2026 yang dilaksanakan di Hotel Yusro pada Rabu, 8 April 2026.
PWI Jombang pada tahun ini mengusung tema Pers Sehat dan Berdaya melalui Strategi Adaptif, Kreatif, serta Inovatif untuk Konsistensi di Era Digitalisasi.
Mini Kidi Wipes.--
Bupati Jombang Warsubi, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dalam suasana kebersamaan dan kesehatan. Kegiatan yang digelar setiap tahun bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat akan pentingnya peran pers sebagai pilar keempat demokrasi. Pers memiliki fungsi strategis sebagai pengawas, penyedia informasi, sekaligus penghubung antara pemerintah dan masyarakat.
“Saya memberikan apresiasi dan menyambut baik kegiatan ini sebagai pengingat pentingnya peran pers dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas,” tegasnya.
BACA JUGA:Rangkaian HPN 2026, PWI Jatim Beri Santunan Anak Yatim dan Duafa di Bulan Ramadan
Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--
Warsubi juga menyoroti tema HPN 2026, yakni “Pers Sehat dan Berdaya: Strategi Adaptif, Kreatif, serta Inovatif untuk Tetap Konsisten di Era Digitalisasi.” Tema tersebut dinilai relevan dengan kondisi saat ini, di mana arus informasi berkembang sangat cepat seiring kemajuan teknologi.
"Kehadiran media sosial telah mengubah pola konsumsi informasi masyarakat secara drastis. Informasi kini mengalir secara real-time, namun sering kali tanpa melalui proses verifikasi yang memadai," cetusnya.
“Setiap individu kini dapat menjadi produsen berita. Kondisi ini berpotensi memunculkan hoaks, disinformasi, serta polarisasi di ruang publik,” lanjutnya.
BACA JUGA:Kapolresta Sidoarjo Hadiri Bakti Sosial HPN dan HUT Ke-80 PWI di Griya Balita SYD
Oleh karena itu, jelas Warsubi, pentingnya kehadiran insan pers yang profesional, berintegritas, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi. Selain itu, pers juga diminta tetap menjunjung tinggi kode etik jurnalistik agar mampu menjaga kualitas informasi di tengah derasnya arus digitalisasi.
“Dibutuhkan insan pers yang mampu menjaga kualitas informasi tanpa kehilangan nilai-nilai jurnalistik,” jelasnya.
Warsubi berharap, PWI Jombang dapat terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam menciptakan kondusivitas wilayah melalui informasi yang sehat, edukatif, dan membangun.