Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim Meninggal Dunia Dikenang Sosok Inovatif

Sabtu 04-04-2026,16:11 WIB
Reporter : Achmad Willy Alva Reza
Editor : Aris Setyoadji

GRESIK, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim meninggal dunia saat dirawat di RS Semen Gresik pada pukul 14.00 WIB dan dimakamkan di Kebomas, Jumat 3 April 2026.

Pria kelahiran Lamongan yang akrab disapa Anha itu meninggal dunia di usia 57 tahun.


Mini Kidi Wipes.--

Kepergian politisi Partai Golkar tersebut meninggalkan duka mendalam bagi kolega di DPRD Gresik.

Ia dimakamkan di Pemakaman Umum Dusun Gumantar, Kelurahan Gending, Kecamatan Kebomas, Gresik, pada Jumat malam.

Sejumlah kolega DPRD Gresik, kader Partai Golkar, serta pejabat Pemerintah Kabupaten Gresik turut hadir dalam prosesi pemakaman.

BACA JUGA:DPRD Gresik Turut Awasi MBG, Komunikasi Pelaksana di Lapangan Dinilai Masih Lemah

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani mengatakan, almarhum merupakan tokoh yang peduli terhadap masyarakat.

"Beliau sosok yang peduli, selalu hadir untuk masyarakat Gresik," ujar Yani.

Sementara itu, mantan Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto mengenang almarhum sebagai sahabat perjuangan selama puluhan tahun.

BACA JUGA:Empat Kendaraan Terlibat Kecelakaan Maut di Duduksampeyan Gresik, 1 Pengendara Motor Tewas

"Kami bersama kurang lebih 31 tahun. Beliau bukan hanya rekan, tapi sahabat seperjuangan," sebut Sambari.

Ketua DPRD Gresik, M. Syahrul Munir mengatakan, almarhum dikenal sebagai sosok pemikir yang inovatif dan konstruktif.

“Teriring doa untuk sahabat diskusi kami yang sangat baik hati. Pak Anha merupakan sosok pemikir yang inovatif, konstruktif, detil, dan sangat aspiratif dalam memperjuangkan kemaslahatan masyarakat,” kata Syahrul.


Gempur Rokok Ilegal -----

Syahrul menambahkan, almarhum kerap menghadirkan gagasan dalam merumuskan kebijakan pembangunan daerah.

“Di DPRD Gresik, beliau merupakan sosok politisi senior yang sering kali membuat terobosan ide-ide dalam merumuskan, membangun, dan membuat kebijakan-kebijakan bagi pembangunan di Kabupaten Gresik,” tambahnya.

Menurutnya, almarhum juga dikenal sebagai sosok yang selalu memberikan solusi saat terjadi kebuntuan dalam pembahasan di DPRD.

BACA JUGA:Pemkab Gresik Terapkan WFH Tiap Jumat untuk Efisiensi Energi dan APBD

“Di samping itu, Pak Anha juga tak ragu untuk memberikan kritik manakala memang ada suatu hal yang dianggap menyimpang,” sebutnya.

Syahrul menyebut, almarhum merupakan pengayom dan rekan diskusi bagi para politisi di Gresik.

“Tentu kami merasa kehilangan dan akan merindukan beliau serta meneladani prestasi-prestasi yang selama ini beliau torehkan dalam kancah politik dan pemerintahan,” tutur Syahrul.

“Semoga keluarga besar diberikan ketabahan serta dapat melanjutkan cita-cita mulia dan perjuangan beliau dalam memperjuangkan nilai-nilai agama, bangsa, dan negara, khususnya bagi pembangunan di Kabupaten Gresik,” tandasnya. (rez)

Kategori :