Keracunan Massal Simokerto Surabaya Diduga Berasal dari Berkat Selamatan Warga

Sabtu 04-04-2026,15:35 WIB
Reporter : Wendy Setiawan
Editor : Aris Setyoadji

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Puluhan warga Jalan Sido Kapasan Gang 10 mengalami keracunan massal diduga akibat mengonsumsi berkat selamatan warga meninggal, dengan total 26 orang terdampak dan sebagian dirawat di rumah sakit, Sabtu 4 April 2026.

Arif (45), Ketua RT 7 RW 1 Sidodadi mengatakan, keracunan diduga berasal dari berkat yang dibawa pulang warga usai tahlilan pada Selasa, 31 Maret 2026.


Mini Kidi Wipes.--

"Ada yang bapak-bapak, ada ibu-ibu, ada anak kecil juga. Karena makan berkat yang dibawa pulang. Kalau yang dimakan di sana enggak ada apa-apa. Menunya nasi kotak," katanya, Sabtu 4 April 2026.

Arif menjelaskan, warga mulai mengeluhkan lemas setelah mengonsumsi berkat tersebut.

Arif mengatakan, awalnya hanya mengetahui dua hingga tiga warga yang terdampak sebelum akhirnya jumlahnya terus bertambah.

BACA JUGA:Puluhan Warga Simokerto Surabaya Keracunan Masal

"Awal yang saya tahu 2-3 orang. Akhirnya malam selesai keluar, baru kaget banyak orang yang sudah kena (keracunan). Ada warga saya yang perawat bilang ada 20 orang (keracunan)," pungkasnya.

Peristiwa ini bermula saat warga menyantap hidangan selamatan pada Selasa, 31 Maret 2026.

Keesokan harinya, Rabu 1 April 2026, satu per satu warga mulai mengalami gejala lemas.


Gempur Rokok Ilegal -----

Jumlah korban terus bertambah hingga Sabtu, 4 April 2026, dengan total sedikitnya 26 orang terdampak.

Beberapa warga dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Kabid Darlog BPBD Kota Surabaya, Linda Novanti mengatakan, empat warga dirujuk ke rumah sakit, sementara lainnya menjalani rawat jalan.

"Empat warga dirujuk di RS. Dua orang ke RS Soewandhie, satu orang dibawa keluarga ke PHC, dan satu orang dibawa ke RS Al-Irsyad. 18 warga rawat jalan," ujarnya.

Kategori :