BACA JUGA:Jelang MBG Kembali Beroperasi, Relawan SPPG Jakbar Gotong Royong Bersihkan Dapur
“Perusahaan mana pun di Indonesia, baik asing maupun domestik, yang merasa menghadapi keterlambatan, hambatan administratif, dan sebagainya, atau mengalami eksploitasi maupun perlakuan tidak semestinya, dapat langsung menghubungi satuan tugas penghilang hambatan ini,” jelasnya.
BACA JUGA:Pertemuan Hangat Prabowo dan Kaisar Naruhito Perkuat Kemitraan Indonesia-Jepang
Lebih lanjut, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah Indonesia berkomitmen untuk melakukan deregulasi dan menyederhanakan berbagai aturan yang dinilai menghambat investasi.
BACA JUGA:Diaspora di Jepang Deg-degan Dapat Tanda Tangan Presiden Prabowo: Di Luar Ekspektasi Saya
Langkah tersebut dilakukan seiring dengan upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional di tengah persaingan global yang semakin ketat.
BACA JUGA:Tiba di Tokyo, Prabowo Disambut Pejabat Pemerintah Jepang di Haneda Airport
“Kami berupaya melakukan deregulasi, menyingkirkan peraturan yang terkadang tidak rasional. Ini bukan hal mudah, tetapi kami bertekad untuk menyederhanakan proses,” kata Prabowo.
BACA JUGA:Presiden Prabowo Hadirkan Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Guyur 100 Ribu Kupon Belanja UMKM
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menekankan pentingnya kecepatan dalam mengambil keputusan dan mengeksekusi kebijakan. Ia mengingatkan bahwa dalam dunia modern, waktu menjadi faktor krusial yang tidak bisa ditawar.
“Kita tidak bisa membeli waktu. Kita tidak bisa bernegosiasi dengan waktu. Kita tidak bisa tawar-menawar dengan waktu. Kita hanya bisa memanfaatkan waktu secara efisien,” ucapnya.
Gempur Rokok Ilegal -----
Prabowo pun mengajak para pelaku usaha Jepang untuk memperkuat kemitraan strategis dengan Indonesia dengan menggabungkan kekuatan teknologi dan pengalaman Jepang serta sumber daya dan potensi pasar Indonesia.
BACA JUGA:Prabowo Bertemu Ray Dalio, Bahas Proyek Energi hingga Inisiatif Percepatan Pertumbuhan Ekonomi
“Saya percaya bahwa kita harus bekerja sama. Kita telah bekerja sama. Peningkatan perjanjian kemitraan ekonomi Indonesia–Jepang akan membuka peluang baru. Inilah saat yang tepat untuk memperdalam kerja sama kita. Kami siap dan ingin melangkah maju,” pungkas Prabowo. (*/iku)