Mudik Bikin Panik: Bulan Memilih Jaga Jarak dari Mertua (3)

Selasa 31-03-2026,09:00 WIB
Reporter : Anis Tiana Pottag
Editor : Ferry Ardi Setiawan

“Iya. Aku akan tetap hormat. Aku tetap akan datang di momen penting. Tapi aku tidak bisa sering-sering lagi, apalagi kalau aku harus terus merasa tidak diterima.”

Sunyi turun di antara mereka.

Bintang memahami maksudnya, tapi tetap terasa sulit. Di satu sisi, itu ibunya. Di sisi lain, itu istrinya.

“Kalau Ibu tanya?” katanya akhirnya.

Bulan tersenyum tipis. “Kamu tidak perlu membela aku. Kamu cuma perlu jujur. Kalau aku butuh waktu.”

Untuk pertama kalinya, Bulan tidak lagi mencoba menyenangkan semua orang.

Ia memilih menjaga dirinya sendiri.

Beberapa hari kemudian, ibunya Bintang menelepon.

“Kapan kalian ke sini lagi?” tanyanya.

Bintang menatap Bulan sebentar sebelum menjawab, “Nanti dulu, Bu. Kita lagi ingin istirahat di rumah saja.”

Di seberang, ada jeda yang cukup panjang.

Namun kali ini, Bintang tidak menambahkan penjelasan. Ia tidak mencari alasan. Ia hanya berdiri di tengah tidak melawan, tapi juga tidak lagi membiarkan.

Setelah telepon ditutup, Bulan berkata pelan, “Terima kasih.”

Bintang mengangguk. Ia mulai mengerti bahwa menjaga rumah tangga bukan berarti harus selalu menyenangkan semua orang.

Kadang, itu berarti berani membuat batas.


Gempur Rokok Ilegal -----

Tags :
Kategori :

Terkait