BACA JUGA:Pemprov Jatim Salurkan Ratusan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir Lamongan
"Sebagai bagian dari lumbung pangan nasional, kita berharap produksi padi dan beras tetap menjadi andalan Indonesia," tuturnya.
BACA JUGA:Pulihkan Trauma Pascabanjir, Layanan Psikososial Hadir untuk Masyarakat Pidie Jaya Aceh
Untuk mengantisipasi kekurangan air, Pemprov Jatim menyiapkan pembangunan sumur dalam sebagai sumber irigasi alternatif.
BACA JUGA:Emergency Medical Team Jawa Timur Lakukan Respons Terpadu Pascabencana Banjir di Aceh
"Menyiapkan sumur-sumur dalam agar suplai air tetap terjaga, sehingga indeks pertanaman tidak turun. Ini penting karena ketahanan pangan adalah kebutuhan nasional," tandasnya.
Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam penanganan bencana.
"Untuk mengatasi kekeringan dan kebakaran tidak bisa dilakukan satu institusi saja. Harus kolaborasi dari tingkat desa sampai pemerintah pusat," paparnya.
Langkah strategis yang disiapkan meliputi penguatan satgas darat, penyediaan sumber air, hingga kemungkinan operasi modifikasi cuaca.
BACA JUGA:Dindik Jatim Galang Dana Bantu Pemulihan Sekolah Korban Banjir Bandang
BNPB juga menyiapkan opsi pengerahan helikopter water bombing jika terjadi kebakaran hutan dan lahan.
Gempur Rokok Ilegal -----
"Kalau eskalasi meningkat, kita siapkan heli water bombing di titik strategis seperti Juanda atau Madiun," tambahnya.
BACA JUGA:Aksi Cepat Tanggap PUSDA Jatim, Saluran Irigasi Kembali Lancar Pasca Banjir dan Penumpukan Sampah