SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Hari Teater Sedunia diperingati setiap 27 Maret sebagai bentuk apresiasi seni teater yang diprakarsai Institut Teater Internasional sejak 1961 dengan dukungan UNESCO untuk mempromosikan teater di seluruh dunia, Jumat 27 Maret 2026.
Perayaan ini dilandasi gagasan tokoh teater mengenai masa depan dunia teater, nilai penerapannya, serta kaitannya dengan budaya yang diusulkan kepada Institut Teater Internasional.
Mini Kidi Wipes.--
Pesan Hari Teater Sedunia pertama ditulis oleh Jean Cocteau pada 1962.
Dalam sejarahnya, seni teater telah dipertunjukkan sejak abad kelima pada masa Yunani Kuno.
Pertunjukan drama berlangsung di berbagai teater seperti Dionisos, Akropolis, Athena, Yunani, yang menjadi salah satu hiburan populer saat itu.
BACA JUGA:Putu Wijaya, Sastrawan Absurd yang Maknai Kehidupan Lewat Cerpen dan Teater Minimalis
Seni teater kemudian berkembang ke berbagai belahan dunia seperti Eropa, Asia, Afrika, dan Amerika dengan ciri khas masing-masing negara.
Secara umum, pertunjukan teater menampilkan sandiwara, tarian, serta musik atau suara.
Hari Teater Sedunia menjadi pengingat pentingnya seni peran dalam masyarakat sekaligus bentuk apresiasi terhadap berbagai jenis teater di dunia.
Gempur Rokok Ilegal -----
Selain itu, peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap nilai teater serta memberi ruang bagi komunitas teater mempromosikan karya mereka.
Peringatan ini juga mendorong pemerintah dan tokoh penting untuk mendukung perkembangan seni teater.
Cara memperingati Hari Teater Sedunia dilakukan dengan kegiatan sederhana seperti pertunjukan teater atau diskusi dengan tokoh teater untuk membagikan refleksi tentang peran teater dalam harmoni internasional.