Tengku Fikri Wirlandi Kombi. -(foto: Badan Komunikasi Pemerintah RI)-
Tak pelak, ratusan masyarakat tampak memadati bantaran sungai yang menjadi lokasi balapan. Mereka antusias menyaksikan adu cepat mesin-mesin dari perahu kayu yang melaju kencang dengan suara khasnya.
BACA JUGA:Strategi Prabowo Kejar Pertumbuhan 8 Persen Lewat MBG dan Perumahan Rakyat
Sempat terjadi ketegangan karena salah satu peserta ada yang karam akibat hantaman arus. Namun, kesiapsiagaan panitia dalam memberikan pertolongan membuat insiden tersebut tidak memakan korban.
Gempur Rokok Ilegal -----
“Masyarakat yang mengikuti perlombaan ini dari kalangan masyarakat seluruh Kecamatan Rundeng. Kami berencana mengajukan ke pemerintah kota untuk dilangsungkan perlombaan tingkat kota,” kata Ikhwan.
BACA JUGA:Prabowo Tegaskan Reformasi Polri dan TNI, Tidak Ada Aparat Kebal Hukum
Panitia berharap lomba ini bisa terus berlangsung setiap tahunnya untuk mempererat tali silaturahmi. Lomba ini juga menjadi salah satu cara melestarikan budaya sungai yang menjadi ciri khas masyarakat Rundeng. (*/iku)