Hari yang Fitri Berubah Menjadi Duka: Kebenaran yang Terungkap setelah Lebaran (2)
-Ilustrasi-
BEBERAPA hari setelah Lebaran, rumah itu kembali sunyi.
Kue-kue di meja mulai berkurang, ucapan selamat sudah berhenti berdatangan, dan suasana hangat yang dipaksakan selama Hari Raya perlahan menghilang. Yang tersisa hanyalah jarak yang sejak awal memang ada dan kini terasa semakin jelas.
Bulan tidak lagi bertanya.

Mini Kidi Wipes.--
Ia menjalani hari seperti biasa. Bangun pagi, menyiapkan sarapan, merapikan rumah. Namun ada sesuatu yang berbeda: ia berhenti berharap jawaban datang dengan sendirinya.
Justru di saat ia diam, kebenaran mulai menemukan jalannya.
Suatu siang, saat Bintang sedang mandi, ponselnya berdering di meja. Layar menyala cukup lama. Nama yang muncul bukan lagi “teman kerja”.
Tertulis jelas: “Alya ❤️”
Bulan tidak langsung menyentuh ponsel itu. Ia hanya menatapnya.
Namun ketika panggilan itu berulang untuk kedua kalinya, sesuatu dalam dirinya akhirnya runtuh.
Ia mengangkat.
Di seberang, suara perempuan terdengar lembut dan familiar.
“Kamu jadi ke sini hari ini? Aku sudah nunggu dari tadi.”
Bulan tidak langsung menjawab.
Sumber:







