Ratusan Perantau Diberangkatkan dari Surabaya, Program Balik Kerja BPKH Diserbu Peminat

Selasa 24-03-2026,11:46 WIB
Reporter : Lailatul Nur Aini
Editor : Ferry Ardi Setiawan

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Sebanyak 675 peserta program Balik Kerja Bareng BPKH 2026 diberangkatkan dari Masjid Nasional Al Akbar Surabaya menuju Jabodetabek usai libur Idulfitri, Selasa 24 Maret 2026.

BACA JUGA:Gerbang Tol Warugunung Jadi Titik Terpadat, Antrean Capai 500 Meter saat Puncak Mudik

Program yang digagas Badan Pengelola Keuangan Haji ini menjadi solusi bagi perantau yang kembali bekerja setelah Lebaran. Tingginya minat terlihat dari jumlah pendaftar mencapai 1.412 orang, melampaui kuota yang tersedia.


Mini Kidi Wipes.--

Sebanyak 15 bus eksekutif disiapkan untuk mengantarkan peserta ke berbagai kota tujuan, seperti Terminal Pulo Gebang, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Poris Plawad, dan Terminal Baranangsiang.

BACA JUGA:Arus Mudik Memuncak, Tol Sumo Dipadati 526 Ribu Kendaraan

Selain transportasi gratis, peserta juga mendapatkan konsumsi serta perlengkapan perjalanan. Anggota Badan Pelaksana BPKH, Indra Gunawan, menyebut program ini merupakan bentuk komitmen memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

BACA JUGA:Lebih dari 433 Ribu Kendaraan Melintas, Tol Surabaya-Mojokerto Jadi Jalur Favorit Pemudik Jatim

"Program Balik Kerja Bareng BPKH membantu masyarakat kembali ke perantauan dengan aman, nyaman, dan terjangkau setelah Idulfitri. Tingginya minat menunjukkan layanan ini memang sangat dibutuhkan," ujarnya.

BACA JUGA:Kokola Group Konsisten Dampingi Mudik Gratis Jatim, Tebar Sharing Happylicious ke Ribuan Pemudik

Ia menegaskan pembiayaan program berasal dari nilai manfaat pengelolaan Dana Abadi Umat (DAU), bukan dari setoran awal jemaah haji. Dengan demikian, pokok dana tetap terjaga sementara hasil pengembangannya dimanfaatkan untuk kepentingan umat.

BACA JUGA:Khofifah Berangkatkan 4.000 Peserta Mudik Gratis Jatim 2026 ke 20 Kabupaten/Kota

Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, menilai antusiasme masyarakat terus meningkat setiap tahun.

BACA JUGA:Khofifah Tegas Larang ASN Jatim Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran

"Ke depan, kami berharap armada bisa ditambah, mengingat Jawa Timur merupakan daerah dengan jumlah jemaah haji tunggu terbanyak," tuturnya.

Kategori :