SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Membela diri untuk menghindari aksi kejahatan bukanlah cara satu-satunya. Banyak upaya lain yang bisa dilakukan agar terhindar sebagai korban. Terutama ketika rumah ditinggal pulang kampung.
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur memberi tips mencegah maling beraksi di rumah yang ditinggal pemiliknya. Cara pertama, tidak menyalakan lampu terus menerus 24 jam.
"Ya memang sebelum (bepergian/ mudik) kalau bisa ya rata-rata kan lampunya nyala terus itu. Nah itu salah satu rata-rata yang pernah kita ketahui," kata Jumhur.
BACA JUGA:Kabur ke Kalimantan Gagal, Pencuri Truk Crane Mojoanyar Mojokerto Dibekuk Tim Jatanras
Mini Kidi Wipes.--
Dia menegaskan lampu yang menyala terus menerus, menjadi pertanda bagi pelaku kriminalitas untuk beraksi. Besar kemungkinan, rumah itu dalam keadaan tak berpenghuni.
"Kalau bicara sasaran, biasanya pelaku nyari itu lampunya nyala terus berarti kosongnya lama," ujar dia
Modus-modus tersebut, merupakan hasil pengungkapan yang pernah diungkap oleh Subdit Jatanras. "Biasanya tuh kalau lampu lama itu jarang dikontrol pihak keamanan, yang kedua memang jangka waktu yang panjang," kata Jumhur mengutip pengakuan tersangka.
BACA JUGA:Jatanras Polda Jatim Terjunkan Tim Khusus Selidiki Pembunuhan Sekeluarga di Situbondo
Gempur Rokok Ilegal.--
Atas dasar itu, Jumhur menganjurkan kepada warga Jatim, khususnya di Surabaya untuk lebih waspada. Selain meminta untuk mengontrol rumah pada petugas keamanan, warga bisa menitipkan kepada tetangga yang dipercaya.
"Makanya saya sarankan agar masyarakat lebih baik titipkan kunci di pihak tetangga atau yang tidak mudik atau pihak keamanan. Jadi pihak keamanan setiap hari datang matikan lampu, ngecek kuncinya masih aman tidak, itu yang paling jitu," imbuh Jumhur.
Lalu, bagaimana bila penghuni, warga, hingga petugas keamanan memergoki maling sedang beraksi? Apakah harus melawan saat itu juga?
BACA JUGA:Jatanras Polda Jatim Tembak Mati Begal Sadis Pembacok Anggota Polres Lumajang
Mantan Kapolsek Bintan Utara itu menganjurkan untuk mengamankan dirinya terlebih dulu. Sebab, akan membahayakan nyawa dan keselamatan bila bertemu dengan pelaku yang mempersenjatai diri mereka dengan alat seperti sajam hingga senjata api.