SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Ramadan selalu menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian dan memperkuat nilai kebersamaan. Semangat tersebut terasa dalam kegiatan “Ramadan Ceria: Berbagi dan Berbuka Bersama” yang digelar Memorandum bersama anak-anak yatim piatu.
BACA JUGA:Memorandum Gelar Bukber Ramadan, Puluhan Anak Yatim Piatu Dalam Suasana Penuh Kebahagiaan
Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi momen berbagi, tetapi juga sarat makna spiritual yang mengingatkan pentingnya keikhlasan, persaudaraan, serta harapan akan masa depan yang lebih baik.
Mini Kidi Wipes.--
Nuansa kebersamaan terasa sejak awal kegiatan. Anak-anak yatim tidak hanya menerima santunan, tetapi juga diajak mengikuti kegiatan religius, salah satunya pembacaan ayat suci Alquran dari Surah Al-Anfal.
BACA JUGA:Datang Sejak Sore, Aisyah Antusias Ikuti Buka Puasa Bersama SKH Memorandum
Surah tersebut memiliki kandungan makna tentang keimanan, persatuan umat, serta pengingat bahwa keberkahan dan kemenangan sejati datang dari Allah SWT.
BACA JUGA:Penuh Tawa dan Kebahagiaan, Anak Yatim Antusias Ikuti Buka Puasa Bersama Memorandum
Dalam Surah Al-Anfal dijelaskan bahwa orang-orang beriman adalah mereka yang hatinya bergetar ketika mendengar nama Allah, imannya bertambah saat mendengar ayat-ayat-Nya, serta senantiasa bertawakal dan berbagi rezeki kepada sesama.
BACA JUGA:Bukber Anak Yatim di Memorandum Dimeriahkan Pesulap dan Pembagian Hadiah
Pesan tersebut selaras dengan semangat Ramadan, yakni mengedepankan kepedulian dan menjadikan keberkahan sebagai tujuan utama.
BACA JUGA:Buka Puasa Bersama Memorandum, 75 Anak Yatim dan Duafa Rasakan Ramadan Ceria
Makna kegiatan ini juga diperkaya dengan simbolisasi budaya Nusantara, yakni janur dan lentera.
Janur atau daun kelapa muda dalam tradisi Jawa dimaknai sebagai “sejatine nur” atau cahaya sejati yang melambangkan kesucian niat dan awal kehidupan yang baru.
BACA JUGA:Memorandum Gelar Buka Bersama Ramadan Ceria Bersama Anak TPQ dan Panti Asuhan