Achmad Hidayat Sambangi Warga Sakit Sebatang Kara di Kaliasin, Apresiasi Solidaritas Pemuda

Selasa 10-03-2026,17:28 WIB
Reporter : Arif Alfiansyah
Editor : Aris Setyoadji

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Kader PDI Perjuangan Achmad Hidayat mengunjungi Styo Eko Santoso (52), warga Jalan Kaliasin 2/38 RT 02 RW 11 Kelurahan Kedungdoro yang terbaring sakit akibat komplikasi penyakit setelah menerima laporan warga melalui pesan WhatsApp, Selasa 10 Maret 2026.


Mini Kidi Wipes.--

Di rumah sederhana di kawasan perkampungan padat tersebut, Eko diketahui hidup sebatang kara dan hanya bisa terbaring di kasur karena kondisi kesehatannya yang menurun.

Berdasarkan diagnosis medis, ia menderita penyumbatan pembuluh darah, infeksi paru-paru, serta batu empedu yang membuatnya tidak mampu beraktivitas secara normal.

BACA JUGA:Momentum Ramadan, DPRD Surabaya Gelar Bukber dan Santunan Anak Yatim

Dalam kunjungannya, Achmad Hidayat mengaku terenyuh melihat kepedulian warga sekitar yang selama tiga minggu terakhir merawat Eko secara sukarela.

“Saya mendapatkan laporan mengenai warga Kaliasin yang tidak memiliki keluarga dan terbaring sakit tidak berdaya. Yang luar biasa, beliau dijaga oleh anak-anak muda Karang Taruna secara sukarela,” ujarnya.

Para pemuda Karang Taruna bersama warga secara bergantian memberikan makanan, mengganti pampers, hingga membersihkan tubuh Eko menggunakan handuk basah.

BACA JUGA:Perkuat Fondasi SDM, DPRD Surabaya Dukung Beasiswa PAUD-TK untuk 8.000 Siswa Keluarga Miskin

“Mereka melakukannya dengan rasa kasih sayang dan penuh tanggung jawab seperti merawat kerabat sendiri,” tambahnya.

Kunjungan tersebut juga diisi dengan diskusi bersama Ketua RW, Ketua RT, tokoh masyarakat, serta Kader Surabaya Hebat (KSH) setempat.

Dalam pertemuan itu terungkap dilema warga yang ingin terus merawat Eko, namun terbentur keterbatasan kemampuan ekonomi.


Gempur Rokok Ilegal.--

“Ada perpaduan rasa menyayangi sekaligus sesal karena keterbatasan kemampuan finansial warga untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari pasien. Kondisi ini memang berat bagi warga jika harus menanggung semuanya sendiri secara terus-menerus,” ungkapnya.

Setelah berdiskusi, warga sepakat tetap mendampingi Eko hingga jadwal kontrol medis berikutnya.

BACA JUGA:Tak Cukup Razia, DPRD Surabaya Minta Pembinaan dan Pengawasan Pengemis Diperkuat

Selanjutnya, koordinasi dengan Dinas Sosial Kota Surabaya akan diperkuat untuk memastikan penanganan jangka panjang.

“Kami memutuskan untuk merawat hingga waktu kontrol tiba. Sembari itu kami mengajukan bantuan resmi ke Dinas Sosial Kota Surabaya. Kami semua berdoa agar Pak Eko segera diberikan kesembuhan,” pungkasnya. (alf)

Kategori :