Bagi pengidap diabetes dianjurkan untuk melakukan pengecekan gula darah secara mandiri dan berkala selama berpuasa. Pengecekan bisa dilakhkan saat sebelum sahur, siang hari, dua jam sebelum berbuka, dan dua jam setelah berbuka.
Hal ini dapat dilakukan mandiri dengan glikometer atau kontrol rutin ke dokter dua atau tiga kali seminggu.
BACA JUGA:5 Menu Sahur Praktis untuk Pekerja agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari
4. Pilih Makanan yang Tepat
Pemilihan makanan menjadi faktor penting untuk menjaga gula darah. Makanan dengan indeks glikemik rendah seperti sayuran hijau, kacang-kacangan, telur dan sumber protein lainnya menjadi pilihan yang tepat dalam hal ini.
Jenis makanan ini akan dicerna lebih lambat oleh tubuh, sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah secara tiba-tiba.
BACA JUGA:Daftar Vitamin dan Suplemen Aman untuk Penderita Maag saat Sahur Ramadan
5. Tetap Aktif Bergerak Selama Puasa
Meski sedang berpuasa, tubuh tetap membutuhkan aktivitas fisik agar sistem metabolisme dapag berjalan dengan baik.
Jalan-jalan santai sebelum atau setelah berbuka menjadi salah satu pilihan yang pas untuk membantu mengontrol gula darah sekaligus menjaga kebugaran tubuh selama Ramadan.
Gempur Rokok Ilegal.--
Itulah beberapa tips menjaga gula darah tubuh selama berpuasa. Gula darah normal umumnya berada di kisaran 70-130 mg/dL. Jika gula darah berada di bawah 70 mg/dL, sebaiknya puasa segera dibatalkan karena berisiko menyebabkan hipoglikemia.
BACA JUGA:Langsung Tidur setelah Sahur Bisa Picu GERD, Ini Cara Mencegah Asam Lambung Naik saat Puasa
Bagi penderita diabetes, sebaiknya lakukan kontrol secara rutin ke dokter untuk mengetahui kondisi tubuh agar ibadah puasa yang dijalankan bisa mendapatkan manfaat yang baik bagi tubuh, bukan malah sebaliknya. (Mg/Fitria Nafa)