"Melalui kebijakan ini, pemerintah berharap layanan Trans Jatim dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas, sekaligus menjadi pilihan utama transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau, khususnya pada momen penting seperti perayaan Idul Fitri," pungkas Nyono.
Sebagai informasi, saat ini layanan Trans Jatim telah menjangkau delapan koridor utama. Jaringan ini menghubungkan titik-titik strategis di kawasan aglomerasi Gerbangkertosusila (Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan) hingga wilayah Malang Raya. (bin)