SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAYID-Apa yang dikhawatirkan benar-benar terjadi. Persebaya dipermak habis-habisan di Samarinda.
Stadion Segiri Samarinda benar-benar angker dan jadi kuburan bagi Persebaya. Green Force dipermak 1-5 oleh Borneo FC, Sabtu malam, 7 Maret 2026.
Penampilan impresif Borneo FC benar-benar membuat pelatih Bernardo Tavarez seolah tidak percaya dengan taktik da strateginya malam ini.
Lini tengah tidak jalan. Suplay bola ke lini depan tersendat. Lini belakang apalagi, terlihat gugup dan seringkali membuat kesalahan.
BACA JUGA:Gol Spektakuler Juan Villa Bawa Borneo FC Unggul 1-0 atas Persebaya di Babak Pertama
Mini Kidi Wipes.--
Karena itu, kalah telak 5-1 dari Borneo FC bukan suatu hal yang menggagetkan. Juga jadi kekalahan terbesar musim ini bagi tim yang bermarkas di Kota Pahlawan.
Kekalahan juga membuat Persebaya turun peringkat ke posisi ke-6 klasemen. Posisi Persebaya juga rawan disalip Bhayangkara FC yang memainkan pertandingan lebih sedikit disbanding Persebaya.
Mimpi buruk Persebaya dimulai ketika Juan Villa mencetak di menit ke-15 dan menambahnya di menit ke-59. Mariano Peralta di menit ke-62, Koldo Obleta menit ke-68 dan Marcos Astina di menit ke-90+3.
Persebaya hanya mencetak gol hiburan melalui bola muntah Leo Lelis di menit ke-73.
Gempur Rokok Ilegal.--
Dominasi tim Pesut Etam sudah terjadi sejak peluit kick off ditiup. Lini tengah Borneo yang dihuni oleh Juan Villa cs lebih dominan dari Bruno Moreita dkk.
Lini belakang terlihat gugup setiap kali Borneo membangun serangan. Hasilnya gol demi gol seolah mudah bersarang di gawang Persebaya yang dikawal Ernando Ary.
kemenangan telak membuat Borneo hanya berselisih satu ngka dengan pemuncak klasemen sementara Persib Bandung dengan 54 poin. Segiri malam ini benar-benar angker bagi Persebaya karena pulang tanpa poin dan kalah dengan telak.