Stabilkan Harga Pangan Jelang Idulfitri, GPM Pemkot Batu Ditutup di Mojorejo

Jumat 06-03-2026,07:27 WIB
Reporter : Anik
Editor : Muhammad Ridho

BATU, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Pemerintah Kota Batu akhirnya menutup rangkaian kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang telah berlangsung selama tiga hari berturut-turut. Kegiatan hari terakhir dilaksanakan di Jl. Majomulyo RT 03 RW 01, Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, Kamis, 5 Maret 2026.

Gerakan Pangan Murah merupakan langkah konkret Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, untuk memastikan ketersediaan bahan pangan dengan harga terjangkau sekaligus menekan potensi kenaikan harga menjelang hari besar keagamaan.

BACA JUGA:Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok, Kecamatan Karangrejo Gelar GPM


Mini Kidi Wipes.--

Program ini dilaksanakan secara berkeliling di tiga titik wilayah Kota Batu, yaitu, di Balai Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, 3 Maret 2026. Berikutnya di Balai Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, 4 Maret 2026, dan di Kelurahan Mojorejo, Kecamatan Junrejo, 5 Maret 2026.

Selama pelaksanaan kegiatan, antusiasme masyarakat terlihat tinggi di setiap lokasi penyelenggaraan. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau.

“Gerakan Pangan Murah ini adalah bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, terutama menjelang Idul Fitri. Kami ingin memastikan harga tetap stabil dan kebutuhan pangan warga terpenuhi,” ujar Wali Kota Batu, Nurochman.

BACA JUGA:Jelang Ramadan, Bulog Gelontor Beras SPHP dan Minyakita di GPM Tulungagung


Gempur Rokok Illegal--

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, menyampaikan bahwa GPM menjadi salah satu instrumen strategis pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi daerah.

“GPM ini kami dorong sebagai tameng inflasi. Pemerintah hadir langsung agar masyarakat tidak terbebani lonjakan harga, terutama menjelang momentum tertentu yang biasanya memicu kenaikan kebutuhan pangan,” ungkapnya.

Selain pelayanan pangan murah, kegiatan ini juga dilengkapi dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis hasil kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kota Batu, sebagai upaya menjaga kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

BACA JUGA:Program GPM, Polres Magetan Blusukan ke Desa dan Pasar Tradisional

Menurutnya, Melalui Gerakan Pangan Murah secara berkelanjutan, Pemerintah Kota Batu menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta melindungi daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi.

Diinformasikan bahwa pada kegiatan ini, masyarakat dapat membeli berbagai komoditas bahan pokok dengan harga di bawah harga pasar. Pemerintah Kota Batu yang bekerja sama dengan Perum Bulog, menyediakan beras SPHP sebanyak 6 ton dengan harga Rp55.000 per 5 kilogram. Selain itu tersedia pula minyak goreng Rp14.500 per liter, gula pasir Rp17.000 per kilogram, serta telur ayam ras Rp29.000 per kilogram yang dapat ditebus menjadi Rp24.000 per kilogram setelah menggunakan voucher subsidi.

Kategori :