SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - PT Jasamarga Surabaya Mojokerto (JSM) mempercepat pemeliharaan di sejumlah titik Tol Surabaya–Mojokerto untuk memastikan kesiapan arus mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah, Rabu, 4 Maret 2026.
BACA JUGA:Jasa Marga Berencana Pagar Kolong Tol Tambak Asri, Puluhan Pedagang Terancam Kehilangan Lapak
Direktur Utama PT JSM, D Hari Pratama, menyebutkan terdapat tiga fokus pekerjaan yang dikebut di beberapa titik strategis menjelang libur panjang Lebaran.
Mini Kidi Wipes.--
“Pertama, pekerjaan Scrapping Filling Overlay (SFO) atau pengelupasan dan pelapisan ulang aspal di KM 744+650 arah Mojokerto. Perbaikan ini bertujuan menjaga kualitas permukaan jalan agar tetap rata dan nyaman dilintasi,” kata Hari.
BACA JUGA:DPRD Jatim Evaluasi Kualitas Jalan Provinsi untuk Mudik Lebaran
Selain itu, dilakukan perkerasan bahu jalan di KM 713+400 arah Mojokerto guna memperkuat fungsi bahu jalan sebagai area darurat bagi kendaraan yang mengalami kendala.
BACA JUGA:Gubernur Khofifah Tegaskan Pengusaha di Jatim Wajib Cairkan THR Paling Lambat H-7 Lebaran
Sementara itu, peningkatan aspek keselamatan juga dilakukan di jalur arah Surabaya dengan pemasangan three beam guardrail di KM 715 hingga KM 746 serta pemasangan crash cushion di Interchange Krian untuk meminimalkan risiko fatalitas saat terjadi benturan.
BACA JUGA:Awal 2026 Lesu, Penjualan Perumahan Di Jatim Melambat Jelang Lebaran
Hari menegaskan seluruh pekerjaan tersebut merupakan komitmen perusahaan dalam memberikan layanan optimal, khususnya pada momen penting seperti Lebaran.
BACA JUGA:Jawa Timur Siagakan Ribuan Armada Sambut Arus Mudik Lebaran
“Keamanan dan kenyamanan pengguna jalan adalah prioritas utama kami, terutama saat menyambut momen sakral seperti Idulfitri. Pekerjaan ini kami lakukan secara terencana agar saat arus mudik nanti masyarakat bisa melintas dengan tenang,” paparnya.
Gempur Rokok Illegal--
Seluruh pekerjaan ditargetkan rampung sebelum H-10 Lebaran. Meski pengerjaan masih berlangsung, pengamanan di lapangan dipastikan maksimal melalui pemasangan rambu peringatan serta penyiagaan petugas pengatur lalu lintas.