SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Rupiah terus melemah akibat konflik geopolitik di Timur Tengah, membuat harga HP dan laptop impor melonjak tajam di Indonesia sepanjang 2026. Pada 3 Maret 2026, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mencapai Rp 16.834, naik dari Rp 16.500 di akhir Januari.
Mini Kidi Wipes.--
Penyebab utamanya adalah eskalasi ketegangan antara AS, Iran, dan Israel yang mengancam pasokan minyak dunia melalui Selat Hormuz, sehingga investor global menarik dana dari mata uang berisiko seperti rupiah.
Mengapa Rupiah Melemah?
Konflik perang Iran-AS menjadi pemicu besar, dengan serangan rudal dan ancaman blokade yang mendorong harga minyak Brent naik hingga US$90 per barel.
BACA JUGA:Situasi Timur Tengah Memanas, Penerbangan dari Bandara Juanda Tetap Normal
Bank Indonesia mencatat pelemahan 0,28 persen dalam seminggu terakhir, dengan rupiah bergerak antara Rp 16.700 hingga Rp 17.020 per USD pagi ini. Selain itu, harga komponen seperti RAM DDR5 dan SSD melonjak 25-35 persen karena permintaan tinggi untuk AI serta gangguan rantai pasok global.
BACA JUGA:5 Tips Agar Tidak Terdistraksi HP dan Tetap Khusyuk di Bulan Ramadan
Harga HP dan LaptopTerbaru Ikut Naik
Smartphone berbagai kelas kena dampaknya. HP menengah seperti Samsung Galaxy A56 naik 15 persen dari Rp 5,5 juta menjadi Rp 6,3 juta, sementara Xiaomi 15 Lite mencapai Rp 7 juta. Model flagship seperti Vivo X200 Pro dan Oppo Find X8 bertambah Rp 2-4 juta, dengan iPhone 17 series diproyeksikan di atas Rp 20 juta.
BACA JUGA:Perang AS Iran Belum Kondusif, Ini Daftar Hotline WNI di Timur Tengah
Krisis RAM menambah biaya Rp 1-1,5 juta per unit untuk HP bertenaga tinggi, menyulitkan pembeli di kisaran Rp3-6 juta yang biasa ramai jelang Lebaran. Penjualan online Januari-Februari 2026 turun 12 persen, menurut data platform e-commerce.
Kenaikan harga laptop paling terasa, rata-rata Rp 1,5-5 juta per unit. Lenovo Legion 7i untuk gaming yang sebelumnya Rp 15 juta kini Rp 19 juta, sementara Asus ROG Zephyrus naik 28 persen menjadi Rp 25 juta.
BACA JUGA:Imigrasi Siaga Antisipasi Dampak Penutupan Ruang Udara Timur Tengah
Bahkan laptop entry-level seperti Acer Aspire dan HP Pavilion naik Rp 2 juta karena SSD impor yang mahal.