Ada ustadz atau tokoh agama yang ikut memasarkan. Jamaah merasa lebih yakin.
Padahal popularitas tidak selalu sejalan dengan profesionalitas manajemen travel.
Gempur Rokok Illegal--
8. Terlalu Banyak Agen dan Mitra
Sistem kemitraan yang tidak terkontrol membuat siapa saja bisa menjual paket umrah. Kadang agen tidak memahami regulasi dan hanya fokus pada target penjualan.
9. Minim Publikasi Sanksi dan Penindakan
Kasus memang ada, tapi jarang dipublikasikan secara luas. Akibatnya masyarakat merasa masalah ini tidak terlalu serius atau hanya kasus kecil.
10 Munculnya Umrah Mandiri
Sebagian orang berpikir travel resmi tidak penting lagi karena bisa berangkat sendiri. Padahal regulasi visa, hotel, transportasi, dan perlindungan hukum tetap membutuhkan sistem yang jelas dan legal.
BACA JUGA:Jemaah Umrah Bakkah Travel Kembali ke Tanah Air, Haru Tinggalkan Tanah Suci
Kesimpulan
1. Masalahnya bukan hanya soal travel ilegal. Masalah utamanya adalah mindset masyarakat kita yang harus dibenahi.
2. Selama harga murah menjadi prioritas utama dan legalitas dianggap tidak penting, maka kasus umrah bermasalah akan terus terjadi.
3. Umrah adalah ibadah suci. Dananya hasil kerja keras bertahun-tahun. Jangan pertaruhkan pada sistem yang tidak jelas. Cek izin. Cek rekam jejak. Jangan hanya percaya tampilan.