GRESIK, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Yayasan Alam Biodiversitas Indonesia menyoroti perdagangan hiu kecil di Pasar Desa Daun, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, serta meminta pemerintah meningkatkan sosialisasi spesies dilindungi kepada nelayan dan pedagang, Sabtu 28 Februari 2026.
BACA JUGA:Wabup Gresik Resmikan Pompa Air Tenaga Surya di Sangkapura Bawean
Ikan hiu diketahui masih dijual secara bebas di pasar tradisional kawasan Pulau Bawean.
Mini Kidi Wipes.--
Ketua Pengawas ABI, Guslan Gumilang, menyebut perdagangan hiu masih ditemukan pihaknya di Pasar Desa Daun. Para pedagang disebut menjual hiu yang masih berukuran kecil.
BACA JUGA:Wabup Gresik Rembug Bareng Warga Bawean, Bahas Infrastruktur Hingga Pelayanan Publik
“Masih banyak yang melakukan perdagangan hiu-hiu kecil di Pasar Ikan Desa Daun. Sebenarnya di Lamongan juga masih banyak, terutama di daerah pesisir,” kata Guslan.
Menurutnya, masih kurangnya pemahaman nelayan terkait jenis hiu yang statusnya dilindungi menjadi salah satu faktor. Ia menyebut hiu kecil yang dijual sering kali terjaring bersama ikan lain, meski tidak jarang ada nelayan yang sengaja menargetkan hiu.
BACA JUGA:Harga Bahan Pokok Bawean Meroket Imbas Pelayaran Tertunda, Pemkab Gresik Upayakan Kapal Bantuan
ABI menemukan beberapa jenis hiu yang dijual, yakni blacktip, whitetip, dan hiu martil. Perdagangan spesies hiu karang tersebut diatur ketat oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan, termasuk larangan menjadikannya sebagai komoditas ekspor.
“Banyak nelayan atau penjual yang belum mendapat sosialisasi tentang ikan-ikan yang dilindungi. Ada yang terputus di sini, terutama masalah informasi,” sebutnya.
BACA JUGA:Penyeberangan Kapal ke Bawean Tertunda Akibat Cuaca Ekstrem, Puluhan Penumpang Tertahan di Gresik
Guslan menilai perdagangan hiu di Pasar Desa Daun masih dalam skala kecil dan belum bersifat komersial besar. Ia menyebut jumlah hiu yang ditangkap nelayan setempat berkisar 10 hingga 15 ekor.
“Kadang tergantung musim juga. Ada saat hiu banyak ditangkap dan dijual. Harganya mulai Rp60 ribu per kilogram,” ungkapnya.
BACA JUGA:Cuaca Ekstrem Picu Longsor di Sangkapura Bawean, Enam Rumah Warga Terdampak