Konflik Timur Tengah Memanas, Pemerintah Imbau Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan

Minggu 01-03-2026,21:12 WIB
Reporter : Lailatul Nur Aini
Editor : Ferry Ardi Setiawan

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Situasi di kawasan Timur Tengah yang kian memanas akibat eskalasi konflik antara Amerika Serikat–Israel dan Iran mulai berdampak pada rencana keberangkatan jemaah umrah asal Indonesia.

BACA JUGA:Eskalasi Konflik Timur Tengah: Imigrasi Soetta Tingkatkan Kesiagaan dan Antisipasi Dampak Penerbangan

Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia mengambil langkah antisipatif dengan mengeluarkan imbauan penundaan keberangkatan umrah untuk sementara waktu.


Mini Kidi Wipes.--

Dari surat yang beredar tersebut ditandatangani Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler Kemlu, Andy Rachmianto, dan ditujukan kepada Direktur Jenderal Bina Penyelenggara Haji dan Umrah di Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia.

Dalam suratnya, Kemlu menilai perkembangan situasi keamanan di Timur Tengah perlu direspons secara hati-hati. 

BACA JUGA:Travel Umrah di Surabaya Pastikan Keberangkatan Jemaah Tetap Aman, Tak Terdampak Dinamika Timur Tengah

Pemerintah memandang penting adanya langkah mitigasi untuk meminimalkan potensi risiko bagi Warga Negara Indonesia, termasuk calon jemaah umrah yang akan melakukan perjalanan ke Arab Saudi.

"Kementerian Luar Negeri memandang perlu dilakukan langkah-langkah antisipatif guna memitigasi potensi risiko keamanan bagi Warga Negara Indonesia yang melakukan perjalanan ke kawasan dimaksud, termasuk calon jemaah umrah," tulis Andy dalam surat tersebut, pada Minggu, 1 Maret 2026.

BACA JUGA:Pidato dan Unggahan Terakhir Ali Khamenei sebelum Tewas Dalam Serangan AS Israel

Kemlu juga meminta agar Direktorat Jenderal Bina Penyelenggara Haji dan Umrah menyampaikan imbauan kepada seluruh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) atau agen perjalanan agar mempertimbangkan penundaan keberangkatan.

"Kami mengharapkan kerja sama agar dapat menyampaikan himbauan kepada seluruh PPIU atau agen perjalanan untuk mempertimbangkan penundaan keberangkatan calon jemaah umrah ke Arab Saudi untuk sementara waktu hingga kondisi keamanan dinilai lebih kondusif," lanjutnya.


Gempur Rokok Illegal--

Langkah ini disebut sebagai bentuk perlindungan maksimal bagi jemaah. Pemerintah berharap upaya bersama ini dapat menjaga keselamatan WNI sekaligus memastikan penyelenggaraan ibadah umrah ke depan tetap berjalan lancar ketika situasi sudah stabil.

BACA JUGA:Profil Dan Rekam Jejak Ali Khamenei Pemimpin Tertinggi Iran Tewas Dalam Serangan AS Israel

Kategori :