Lamongan, memorandum.co.id - Wakapolres Lamongan, Kompol Dies Ferra Ningtias didampingi Kasat Lantas AKP Danu Anindhito Kuncoro Putro melakukan pengecekan persiapan launching sistem E-TLE (electronic traffic law enforcement) di Gedung Satlantas dan Gedung command Center, Kamis (16/7/2020). Dalam arahannya, Wakapolres menjelaskan fungsi dan pembagian regu. "Operator verifikator dari sistem E-TLE ini akan dibagi menjadi tiga regu. Setiap regu ada dua personil yang terdiri dari satu personil Regident dan satu personil patroli," kata Dies Ferra. Selain itu, sistem pelaporan juga harus dibuat setiap hari berupa rekapan kasus yang terverifikasi dalam 1x24 jam karena berhubungan dengan blokir langsung (blokir sementara ketika surat konfirmasi dikirim). Sistem E-TLE atau lebih dikenal dengan tilang elektronik ini sementara yang berlaku di Polda Jatim, pengiriman konfirmasi dikenakan biaya flat Rp 7.000 seluruh Jawa Timur dan untuk blokir akan terbuka secara otomatis dari sistem setelah denda E-TLE dibayarkan.(har)
Tilang Elektronik Polres Lamongan Siap Launching
Kamis 16-07-2020,15:24 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 07-11-2026,07:29 WIB
Teater Digital dan Ilusi Nyali
Sabtu 07-11-2026,08:56 WIB
Peringati Hari Jadi Tuban ke-733, Kapolresta Bersama Bupati Ziarah ke Delapan Makam Leluhur
Sabtu 07-11-2026,11:22 WIB
Sambut Hari Jadi ke-821 Tulungagung, Kecamatan Ngantru Gelar Gerakan Pangan Murah
Sabtu 07-11-2026,12:58 WIB
Apa Itu Ijazah Blockchain, Teknologi untuk Cegah Ijazah Palsu
Sabtu 07-11-2026,10:59 WIB
Hadir di Majelis Burdah Wonorejo, Kapolres Pasuruan Ajak Ulama dan Masyarakat Jaga Kamtibmas
Terkini
Minggu 08-11-2026,03:20 WIB
Mutasi Jajaran Polres Jombang, Kasat Lantas hingga Kapolsek Resmi Berganti
Minggu 08-11-2026,01:20 WIB
Kanwil DJKN Jawa Timur Borong Prestasi Reksa Bandha 2026
Sabtu 07-11-2026,23:20 WIB
The Alana Malioboro Hadirkan Perayaan Halloween Unik Bernuansa Jepang di Yogyakarta
Sabtu 07-11-2026,21:20 WIB
Kasus Bawaslu Kota Madiun Tunggu Hasil PKN, Kejari Akui Ada Potensi Tersangka
Sabtu 07-11-2026,20:23 WIB