Bongkar Kedok Perang Sarung, Polrestabes Surabaya Sita Celurit hingga Klewang Paralon

Jumat 27-02-2026,15:33 WIB
Reporter : Wendy Setiawan
Editor : Fatkhul Aziz

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Fenomena perang sarung ketika Ramadan beberapa tahun terakhir mulai marak. Hal ini disinyalir sebagai kedok belaka oleh pelaku, untuk melancarkan aksi tawuran.

Kasat Samapta Polrestabes Surabaya AKBP Erika Purwana Putra mengatakan, pihaknya mengamankan beberapa senjata tajam sebagai barang bukti dari para pelaku perang sarung du tiga kawasan Sawahan, Tambaksari, hingga Simokerto.

BACA JUGA:Tawuran Berkedok Perang Sarung, Belasan Pemuda Surabaya Diamankan Polisi


Mini Kidi Wipes.--

"Total barang bukti yang kita amankan dari ketiga lokasi itu ada empat Sajam, termasuk clurit, sebuah besi, sebuah pipa paralon yang dimodifikasi menyerupai klewang, dan empat unit motor," katanya, Jumat 27 Februari 2026.

Dengan demikian, polisi menduga perang sarung ini sebagai kedok untuk tawuran. Sebab dari mereka yang diamankan terbukti membawa senjata tajam yang diduga kuat untuk melukai lawannya.

BACA JUGA:Cegah Tawuran, Polsek Simokerto Gelar Patroli Kota Presisi Sisir Kawasan Tambak Adi

"Melihat fenomena tersebut, patroli akan kami lakukan setiap hari oleh tim gabungan Jogoboyo 97 Polrestabes Surabaya, terutama malam hari selama bulan Ramadan," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, belasan pemuda diamankan anggota Satsamapta Polrestabes SURABAYA, dari tiga titik wilayah Kota Pahlawan. Mereka diduga hendak tawuran dengan modus perang sarung.


Gempur Rokok Illegal--

Kasat Samapta Polrestabes Surabaya AKBP Erika Purwana Putra mengatakan, belasan pemuda itu diamankan berasal dari wilayah Sawahan, Tambaksari, dan Simokerto.

"Selama operasi dalam satu minggu ini, kami amankan sembilan orang di TKP Banyu Urip, lima orang di Tambaksari, dan dua orang di Simokerto. Total ada 16 orang," katanya Jumat 27 Februari 2026.

Kategori :