Dinas Kesehatan Tulungagung Gelar Sidak Takjil, Ini Hasilnya

Jumat 27-02-2026,11:37 WIB
Reporter : Firman Imansyah
Editor : Muhammad Ridho

TULUNGAGUNG, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Kabar baik bagi warga Tulungagung yang gemar berburu takjil saat Ramadan. Dari hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung bersama Balai POM Kediri, seluruh sampel makanan dan minuman takjil yang diperiksa dinyatakan aman dari bahan berbahaya.

Sidak rutin tahunan ini dilaksanakan dan dipusatkan di kawasan SAVANA (Sentra Aneka Variasi Takjil Nusantara) GOR Lembu Peteng. 

Selain itu, pengambilan sampel juga dilakukan di sejumlah sentra takjil lain, seperti Kelurahan Jepun, Kelurahan Kutoanyar, Desa Ngunut, Desa Rejotangan, dan Desa Sembon.

BACA JUGA:Hari Ketiga Sidak Ramadan, Swalayan Tulungagung Tertib Izin Edar


Mini Kidi Wipes.--

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Desi Lusiana Wardani, mengatakan kegiatan ini bertujuan memastikan makanan dan minuman yang dijual kepada masyarakat benar-benar aman dikonsumsi, terutama dari cemaran bahan kimia berbahaya.

“Kegiatan ini merupakan upaya kami untuk memastikan keamanan dan kelayakan makanan minuman takjil yang dijual pedagang, khususnya agar bebas dari bahan kimia berbahaya yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat,” ujar Desi.

Sebanyak 30 sampel makanan dan minuman diambil dalam sidak tersebut. Seluruh sampel kemudian diuji oleh Balai POM Kediri menggunakan metode rapid test kit atau uji cepat.

“Hasilnya sangat menggembirakan, seluruh 30 sampel yang diuji dinyatakan negatif dari bahan berbahaya seperti methanyl yellow, rhodamin B, boraks, dan formalin,” jelasnya.

BACA JUGA:Janjikan Pekerjaan di PT Wilmar, Pria Asal Bojonegoro Tipu Warga Tulungagung Rp100 Juta

Desi menyebut hasil ini menunjukkan kesadaran para pedagang, khususnya pelaku UMKM yang tergabung dalam SAVANA, sudah cukup baik dalam menjaga kualitas dan keamanan pangan yang dijual kepada masyarakat.

“Ini menunjukkan hasil yang signifikan dan menjadi bukti bahwa para pedagang sudah semakin sadar akan pentingnya keamanan pangan. Masyarakat pun bisa lebih tenang dalam membeli takjil,” ungkapnya.

Meski demikian, pihaknya tetap mengingatkan para pedagang untuk terus meningkatkan kebersihan, terutama dalam proses penyajian dan penanganan makanan.

BACA JUGA:Kuota LPG 3 Kg Turun 40.727 Metrik Ton, Pemkab Tulungagung Ajukan Penambahan Jelang Lebaran

Selain kepada pedagang, Dinas Kesehatan juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih selektif dalam memilih makanan dan minuman, terutama selama Ramadan.

Kategori :