Tinggalkan Long Ball, Kejeniusan Bernardo Tavares Ubah Persebaya Jadi Lebih Sistematis

Jumat 27-02-2026,09:45 WIB
Reporter : Anwar Hidayat
Editor : Muhammad Ridho

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Pelatih Bernardo Tavares kembali menunjukkan kualitasnya sebagai pelatih top di Kompetisi Super league dengan mengantarkan kembali Persebaya ke jalur kemenangan setelah alami kekalahan beruntung.

Sebelumnya, Bernardo Tavares mendapat sorotan tajam dari Bonek Bonita terkait gaya permainan yang monoton kala menghadapi Bhayangkara FC dan Persijap Jepara.

Dari dua laga, Persebaya hanya mengandalkan permainan Long ball langsung ke arah depan, berulangkali punggawa Persebaya melakukan hal sama yang berakibat pada strategi tim gagal berkembang karena mudah untuk di antisipasi oleh lini pertahanan lawan.

BACA JUGA: Gali Freitas Beber Rahasia Kebangkitan Persebaya Bersama Bernardo Tavares di Surabaya


Mini Kidi Wipes.--

Melihat permasalahan itu, Bernardo Tavares mengambil inisiatif untuk mengubah gaya permainan Persebaya menjadi lebih sistematis dengan memainkan bola bawah antar pemain.

Tavares menilai Perubahan ini terbukti ampuh membongkar pertahanan PSM Makassar yang sebelumnya sulit ditembus dibandingkan pertandingan sebelumnya menghadapi Persijap Jepara.

"Di pertandingan sebelumnya melawan Jepara, kami membuat banyak umpan panjang yang sebenarnya tidak perlu. Bola langsung dikirim ke depan dan itu membuat pekerjaan lawan lebih mudah," ujar Tavares.

BACA JUGA:Persebaya vs PSM Makassar 1-0, Bajol Ijo Akhiri Tren Negatif di GBT


Gempur Rokok Illegal--

Tavares mengungkapkan bahwa kunci perubahan ini terletak pada komunikasi intensif kepada para pemain. Ia melakukan pendekatan individu untuk memastikan instruksi taktisnya dipahami dengan baik di lapangan.

"Saya melakukan rapat individu dengan para pemain yang sering melakukan umpan long ball tersebut. Kualitas rumput lapangan kami juga lebih baik daripada Jepara, sehingga lebih mudah untuk mengontrol bola di tanah," tuturnya.

Lebih lanjut, Tavares mengutarakan kepuasan diri melihat performa pemain di atas lapangan yang berhasil menjalankan instruksinya dengan baik. "Saya senang para pemain memahami instruksi dan kami berhasil menciptakan banyak peluang dengan bola di tanah," tutup Tavares. (yat)

Kategori :