PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo secara resmi membuka Pekan Panutan Pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun 2026 di Gedung Gradika Bhakti Praja, Rabu 25 Februari 2026.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kepatuhan pajak sekaligus mengoptimalkan penerimaan daerah.
BACA JUGA:Refleksi Satu Tahun Pasuruan Anugrah, Mas Adi Tegaskan Komitmen Bangun Kota Pasuruan Lebih Baik
Mini Kidi Wipes.--
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan, pajak daerah memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan dan peningkatan pelayanan publik. Ia menyampaikan bahwa penerimaan PBB-P2 dalam tiga tahun terakhir menunjukkan tren peningkatan dan berkontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.
“Dari pajak yang Bapak/Ibu bayarkan, Pemerintah Kota Pasuruan membiayai pembangunan infrastruktur, peningkatan fasilitas umum, pelayanan kesehatan, pendidikan, serta berbagai program yang mendukung kesejahteraan masyarakat Kota Pasuruan. Setiap rupiah pajak yang dibayarkan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik,” ujarnya.
Wali Kota yang akrab disapa Mas Adi ini juga mengajak seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kota Pasuruan untuk menjadi teladan dalam membayar pajak.
“Melalui momentum Pekan Panutan PBB-P2 ini, saya berpesan kepada para ASN di lingkungan Pemerintah Kota Pasuruan untuk berpartisipasi aktif dan menjadi teladan bagi masyarakat dalam membayar PBB-P2 tepat waktu,” tegasnya.
Pemerintah Kota Pasuruan terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui inovasi digital Smart PBB-P2 serta perluasan kanal pembayaran bekerja sama dengan Bank Jatim dan berbagai platform digital guna memudahkan wajib pajak.
BACA JUGA:Mas Adi Lantik 55 Pejabat Pemkot Kota Pasuruan
Gempur Rokok Illegal--
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan Daftar Himpunan Ketetapan Pajak (DHKP) kepada camat sebanyak 72.147 SPPT Tahun 2026. Selain itu, Pemerintah Kota Pasuruan memberikan insentif fiskal berupa pembebasan PBB-P2 bagi 5.150 objek pajak lahan pertanian untuk mendukung ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat.
Mas Adi mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung pembangunan daerah melalui kepatuhan membayar pajak.
“Dengan semangat gotong royong dan tanggung jawab bersama, kita wujudkan Kota Pasuruan yang aktif layanan publiknya, mandiri ekonominya, guyub warganya, dan indah kotanya,” pungkasnya.