Rektor UB Prof Widodo Sebut Puasa Sekolah Pengendalian Diri dan Penguatan Takwa

Kamis 19-02-2026,21:54 WIB
Reporter : Edy Riawan
Editor : Ferry Ardi Setiawan

MALANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Rektor Universitas Brawijaya Prof Widodo SSi MSi PhD MedSc menyatakan puasa merupakan sekolah untuk mengendalikan diri dan membangun empati kepada sesama saat menyampaikan kultum di Masjid Fatahilah, Kamis 19 Februari 2026.

BACA JUGA:Profesor Baru UB Rancang Model Pencegahan Hamil Anggur Berbasis Biomedik

Hal itu disampaikannya dalam Kuliah Tujuh Menit bertema Hikmah Puasa. Ia menegaskan puasa melatih disiplin, kejujuran, pengendalian emosi, serta kepedulian sosial.


-kidi---

“Yang paling penting justru adalah menahan ego kita, menahan hati kita, dan terus membuka hati kita untuk peduli kepada sesama,” jelas Rektor UB.

BACA JUGA:Perluas Jangkauan Keilmuan, FTP UB Berubah Menjadi Fakultas Teknologi Agroindustri Biosistem

Ia mengatakan puasa selama 16 jam tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi bertujuan membentuk ketakwaan.

BACA JUGA:Dies Natalis Ke-28, FTP UB Wujudkan Smart Green Campus Melalui Inovasi Vertical Garden

“Apa itu takwa? Takwa bukan hanya sekadar kita takut kepada Allah, tapi takwa adalah kesadaran penuh akan kehadiran Allah dalam kehidupan kita, sehingga melahirkan ketaatan dan tanggung jawab moral,” lanjutnya.

BACA JUGA:16 Ribu Siswa SLTA Hadiri UB Education Expo di Malang

Selain itu, menurutnya Allah menjelaskan ciri-ciri orang bertakwa dalam Surat Al-Baqarah, yakni mereka yang beriman kepada yang gaib, mendirikan salat, serta menginfakkan sebagian rezeki yang diberikan.

BACA JUGA:UB Kirim 55 Relawan dan Logistik Miliaran Rupiah ke Sumatera

Prof. Widodo menambahkan, orang yang bertakwa tidak hanya menjaga hubungan antar manusia, tetapi juga dengan hewan dan alam dengan tidak merusaknya.

BACA JUGA:International Workshop Bersama UNESCO FIB UB Dorong Budaya Mendunia

Menurutnya, ketakwaan juga dapat diwujudkan melalui sedekah yang tepat sasaran kepada mereka yang membutuhkan.

Kategori :