Antara Prestasi dan Protes: Bad Bunny dan Billie Eilish Dominasi Grammy Awards 2026

Senin 02-02-2026,21:37 WIB
Reporter : Eko Yudiono
Editor : Ferry Ardi Setiawan

Mengenakan alter ego "St. Chroma", ia menyuguhkan aksi teatrikal yang melibatkan mobil properti dan diakhiri dengan ledakan set pom bensin yang mengguncang arena.

Di posisi kedua, legenda Lauryn Hill membawakan tribut mendalam bagi mendiang artis-artis kulit hitam seperti Roberta Flack dan D’Angelo. 

Hill menghadirkan kejutan dengan reuni singkat bersama Wyclef Jean (Fugees), membawa nuansa R&B klasik yang megah ke atas panggung.

Sementara itu, kolaborasi Bruno Mars dan Rosé lewat lagu hit “APT.” berhasil membuka acara dengan energi tinggi, meski beberapa kritikus menilai penampilan kedua Bruno Mars di tengah acara terasa sedikit berlebihan.

BACA JUGA:Di Tengah Konflik Keluarga Beckham, Brooklyn Beckham dan Nicola Peltz Pamer Kemesraan

Komedian Trevor Noah, yang memandu acara untuk keenam kalinya, menutup malam dengan humor getir mengenai kondisi sosial Amerika.

Ia menyindir bahwa lagu "Anxiety" milik Doechii telah menjadi "lagu kebangsaan baru" bagi masyarakat yang cemas setiap kali menyalakan berita.

Meskipun diwarnai oleh beberapa kendala teknis, seperti penampilan Alex Warren yang dianggap kurang maksimal dalam aspek ketepatan waktu (timing), Grammy 2026 akan diingat sebagai tahun di mana para musisi berhenti menjadi netral dan mulai menggunakan suara mereka untuk isu-isu kemanusiaan yang lebih besar. (ifn)

Kategori :