Direktur PPA-PPO Polda Jatim: Penyelamatan Korban Jadi Prioritas

Selasa 27-01-2026,17:56 WIB
Reporter : Lailatul Nur Aini
Editor : Ferry Ardi Setiawan

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Direktorat Reserse PPA-PPO Polda Jawa Timur menegaskan penyelamatan korban menjadi prioritas utama dalam penanganan kejahatan terhadap perempuan dan anak.

BACA JUGA:Kapolrestabes Surabaya Lantik Pejabat Satres PPA–PPO

Direktur Reserse PPA-PPO Polda Jatim, Kombespol Ganis Setyaningrum SSi MH mengatakan tantangan terbesar pengungkapan kasus adalah kondisi korban yang kerap mengalami trauma berat, sehingga penanganan hukum harus dibarengi pemulihan fisik dan psikologis.


Mini Kidi--

"Korban harus diselamatkan lebih dulu. Kami tidak bisa hanya fokus pada pelaku," ujar Ganis, saat mengunjungi kantor Memorandum, Selasa, 27 Januari 2026.

BACA JUGA:Resmikan Satres PPA dan TPPO, Polres Malang Perkuat Komitmen Penanganan Kekerasan Perempuan dan Anak

Saat ini, Direktorat PPA-PPO Polda Jatim menangani sekitar seratus kasus tunggakan, ditambah ratusan perkara yang masih berjalan. Kasus pornografi online dan kekerasan berbasis elektronik terhadap anak dan perempuan kian meningkat seiring perkembangan teknologi.


Direktur Reserse PPA-PPO Polda Jatim, Kombespol Ganis Setyaningrum SSi MH bersama Pemred memorandum.disway.id dan juga host podcast Eko Yudiono.-Lailatul Nur Aini-

Dalam penanganan perkara anak, Polda Jatim mengedepankan pendekatan humanis dan keadilan restoratif agar anak tidak masuk sistem peradilan dan masa depannya tetap terjaga, termasuk hak pendidikan.

BACA JUGA:Marak Aksi Bully, PPA Polresta Malang Kota Gelar Roadshow Pencegahan di Sekolah

Ganis juga menyoroti maraknya kasus perdagangan orang di sejumlah wilayah Jawa Timur. Korban umumnya diiming-imingi gaji besar melalui jalur ilegal.


Direktur Reserse PPA-PPO Polda Jatim, Kombespol Ganis Setyaningrum SSi MH bersama pimpinan SKH Memorandum (dari kiri, Dirut Choirul Shodiq, Pemred Sujatmiko, Komisaris Utama Prof Dr Mangestuti Agil Apt MS, Direktur Ahmad Syaiku.-Sujatmiko-

Ia mengimbau masyarakat tidak takut melapor dan lebih waspada terhadap tawaran kerja mencurigakan. 

BACA JUGA:Kanit PPA Polresta Sidoarjo Ajak Pelajar SMPN 1 Wonoayu Jauhi Kenakalan Remaja

"Benteng utama perlindungan perempuan dan anak adalah keluarga dan kepedulian lingkungan. Pola asuh dan pola didik itu yang paling penting," pungkasnya. (ain)

Kategori :