SLC Cup 2026 Road to Japan Digelar di Surabaya, Libatkan 400 Atlet Bela Diri dari Tiga Cabor

Senin 26-01-2026,06:00 WIB
Reporter : Endradi
Editor : Muhammad Ridho

BACA JUGA:Aklamasi, Ariful Huda Terpilih Ketua Muaythai Kabupaten Malang

SLC Cup merupakan singkatan dari Super Fight Championship, sebuah wadah independent organizer (EO) yang fokus pada pengembangan cabang olahraga bela diri. Sejak awal, SLC Cup konsisten menggelar event khusus bela diri, berbeda dengan event lain yang hanya menggunakan label serupa.

“Title Super Fight Championship SLC Cup ini hanya milik kami dan khusus untuk bela diri,” tegas Agus.

Dengan konsistensi pembinaan, sistem seri jangka panjang, serta peluang internasional, SLC Cup 2026 Road to Japan diharapkan mampu melahirkan bibit atlet bela diri berkualitas yang siap bersaing di level nasional hingga internasional.

BACA JUGA:Perjuangkan Olahraga Masyarakat di Tengah Rendahnya Kebugaran, Senator Lia Apresiasi Dispora Jatim

PBMI Apresiasi, Dorong Event Digelar Lebih Sering

Ketua Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI), AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan SLC Cup 2026. Menurutnya, kejuaraan seperti ini sangat penting untuk menjaring bibit atlet potensial.

“Saya mengapresiasi kejuaraan seperti ini karena sangat bagus untuk mencari bibit atlet Muaythai yang potensial,” ujar LaNyalla.

LaNyalla berharap, event serupa dapat digelar lebih sering, bahkan rutin setiap bulan atau setidaknya lima kali dalam setahun, guna meningkatkan jam terbang atlet nasional.

“Harapan saya, kejuaraan seperti ini bisa digelar sesering mungkin. Dengan begitu, peluang kita mendapatkan medali emas di SEA Games akan semakin besar,” tegasnya.

BACA JUGA:CSA Allstar Menang 4-2 atas Sumput FC, Bukti Kekompakan dan Semangat Olahraga Sehat

Evaluasi SEA Games 2025 Thailand

LaNyalla juga menyinggung hasil kurang maksimal pada SEA Games 2025 Thailand, di mana atlet Muaythai Indonesia hanya mampu meraih satu medali perak dan tiga perunggu.

“Mengaca dari kegagalan SEA Games 2025 kemarin, ke depan kita harus bisa meraih medali emas. Karena itu, jam terbang atlet dan jumlah kejuaraan harus diperbanyak. Dengan begitu, kita tidak kesulitan menjaring atlet bertalenta,” kata LaNyalla. (epe)

Kategori :