BACA JUGA:Pemkot Surabaya Berikan Santunan dan Tanggung Administrasi Keluarga Pekerja Proyek yang Meninggal
“Dari proses ini kami ingin menyusun program literasi kebudayaan agar generasi muda mengenal tokoh-tokoh yang hidup dan berkarya di kota mereka sendiri,” terangnya.
Menurut Yusuf, Cak Kartolo mengapresiasi langkah Pemkot Surabaya dalam upaya pelestarian ludruk dan pendokumentasian perjalanan seniman tradisi.
BACA JUGA:Proyek SMPN Tambak Wedi dan Puskesmas Manukan Kulon Mangkrak, Pemkot Surabaya Blacklist Kontraktor
“Cak Kartolo menekankan bahwa literasi dan budaya tidak bisa dipisahkan karena berperan membentuk karakter dan jati diri generasi muda,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Cak Kartolo juga menyoroti pentingnya memberi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi di berbagai bidang agar tumbuh seimbang.
BACA JUGA:Pasang U-Ditch, Pekerja Proyek Saluran Pemkot Surabaya Tewas Terjatuh
Melalui pendokumentasian dan pengarsipan ini, Pemkot Surabaya berharap kesenian ludruk tetap hidup dan menjadi jembatan nilai budaya antargenerasi di tengah perkembangan zaman. (alf)