Ia juga menginstruksikan penyiapan personel dan sarana prasarana tanggap darurat, terutama di 16 kabupaten dan kota yang dinilai rawan bencana.
“Fokus utama kita adalah perlindungan masyarakat. Oleh karena itu, percepat evakuasi dan bantuan kemanusiaan dengan mengutamakan kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas,” tegasnya.
BACA JUGA:Ciptakan Kondusivitas Surabaya, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Pimpin Patroli Skala Besar
Selain itu, Wakapolres juga menekankan peningkatan kemampuan deteksi dini menggunakan data BMKG, penegakan hukum terhadap pelaku perusakan lingkungan, serta pelaksanaan latihan gabungan atau simulasi dalam waktu 30 hari ke depan.
“Bencana adalah ujian kemanusiaan dan tanggung jawab kita sebagai pelindung masyarakat. Saya minta seluruh personel untuk bertindak cepat, tepat, dan terukur,” jelasnya.
Kegiatan apel ditutup dengan pemeriksaan kesiapan pasukan dan pengecekan perlengkapan SAR atau Search and Rescue oleh Wakapolres bersama jajaran Pejabat Utama. (alf)