Disinggung terkait jumlah penerima bantuan pangan periode ini, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tulungagung, Agus Suswantoro menyebut, terdapat sebanyak 79.471 penerima manfaat. Jumlah itu lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 80.870 penerima manfaat.
Penurunan terjadi karena beberapa sebab. Seperti adanya nama penerima yang sudah meninggal, kemudian yang menjadi PNS atau saat ini sudah mampu, hingga nama-nama penerima yang masuk dalam daftar judi online.
“Jadi turun 1.404 penerima manfaat. Hal ini karena di antaranya ada yang meninggal dunia, terdaftar sebagai PNS, TNI/Polri, sudah mampu ekonominya, dan ada yang terindikasi judi online,” ungkapnya.
Sementara itu, Pimpinan Cabang Bulog Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan, mengungkapkan pihaknya sudah menyediakan bantuan pangan di Tulungagung sejumlah 1.500 ton beras dan 317.000 liter minyak goreng.
“Penyaluran minyak goreng memang baru. Penyalurannya juga dilakukan Bulog. Kami sebagai penyalur setelah mendapat dari produsen yang ditunjuk pemerintah. Sebagian sudah siap dan terus akan bertambah sampai cukup,” terangnya. (fir/fai)