Dengan adanya temuan ini, pihak sekolah berharap penyedia makanan lebih berhati-hati dan menjaga kualitas.
BACA JUGA:Wali Kota Pasuruan Buka Sosialisasi SIMBG, Ajak Pengusaha Ikuti Aturan
“Harapan kami makanan yang disajikan benar-benar memenuhi kebutuhan gizi siswa, bukan malah menimbulkan masalah,” tutup Haqiqi. (kd/mh)