Perantau Aceh Nusantara Banjiri Festival Budaya

Senin 25-08-2025,13:59 WIB
Reporter : Rakhmat Hidayat
Editor : Fatkhul Aziz

SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID - Masyarakat perantau Aceh di Surabaya membanjiri Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-75 Taman Iskandar Muda (TIM) di Jakarta. Peringatan kali  ini bukan sekadar ajang pertemuan para perantau Aceh, lebih dari itu, menjadi simbol kuatnya persatuan perantau Aceh dari berbagai penjuru Tanah Air.

Acara yang dihelat mulai tanggal 22 hingga 31 Agustus tersebut menyuguhkan berbagai kegiatan yang dipusatkan di Plaza Festival, HR. Rasuna Said, Jakarta Selatan.

BACA JUGA:Trophy Logo Kemerdekaan Ramai Dipesan Jelang HUT RI, Pasar Piala Tembus Papua hingga Aceh


Mini Kidi--

Wali Nanggroe Aceh Tgk. Malik Mahmud dalam pengarahannya di pembukaan menekankan, keberadaan masyarakat Aceh di perantauan tidak boleh membuat mereka tercerabut dari akar budaya dan nilai-nilai luhur Aceh.

“Perayaan ini menjadi bukti bahwa meski jauh dari tanah kelahiran, identitas dan persaudaraan orang Aceh tetap terjaga. Tugas kita bersama adalah terus meninggikan dinul Islam, menjaga adat istiadat, serta memperkokoh ukhuwah sebagai satu bangsa Aceh,” ujarnya di hadapan ribuan perantau.

Sebagai pemimpin lembaga adat kehormatan Aceh, Malik Mahmud juga mengingatkan peran Wali Nanggroe sebagai pemersatu, pengawal perdamaian, dan pelestari budaya Aceh. Ia menegaskan bahwa kekhususan Aceh yang diatur dalam Undang-Undang Pemerintahan Aceh harus terus dijaga oleh semua generasi, termasuk yang hidup di perantauan.

BACA JUGA:Polemik 4 Pulau Aceh, Waketum DPP Hanura: Jangan Goreng Kegaduhan kepada Masyarakat

“Dengan kebersamaan seperti ini, kita menjaga kehormatan, kewibawaan, dan tamadun Aceh. Saya berharap generasi muda Aceh di mana pun berada tetap berpegang pada nilai-nilai leluhur dan berkontribusi bagi bangsa,” tambahnya.

Sementara Ketua Umum Kekeluargaan Tanah Rencong (KTR) Surabaya, Jawa Timur, Syekh M Akbar, ST menyatakan, peringatan  HUT ke-75 Taman Iskandar Muda Jakarta kali ini sangat luar biasa. Bukan saja meriah dengan aneka ragam kegiatan, namun peserta yang hadir juga luar biasa.

“Saya kira peringatan yang waktunya berhimpitan dengan HUT ke-80 Republik Indonesia ini menyemangati kami semua,” jelas Syekh Akbar, ST dengan penuh optimisme.

BACA JUGA:Atlet dan Pelatih Jatim di PON XXI Aceh-Sumut Digerojok Bonus Rp 160 M, Ini Pesan Pj Gubernur Adhy

Perantau Aceh Surabaya juga ikut terlibat. Setidaknya rombongan Surabaya, Jawa Timur ada dalam perayaan tersebut. Jumlahnya sangat banyak. Untuk mereka yang berada di Surabaya, bergabung dengan KTR (Kekeluargaan Tanah Rencong) Surabaya, Jawa Timur dan diikuti KTR Malang dan beberapa KTR Kabpaten/Kota se Jawa Timur.

“Acara ini membuktikan bahwa semangat persaudaraan masyarakat Aceh tidak pernah pudar, meskipun terpisah jarak. Kami merespons positif arahan Wali Nanggroe Aceh Tgk. Malik Mahmud. Beliau berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang,” tutur Syekh M Akbar, ST saat dihububungi melalui sambungan telepon, Senin 25 Agustus 2025.

Sambutan Tgk. Malik Mahmud ini juga mendapat apresiasi hangat dari seluruh peserta. Para perantau menilai kehadiran Wali Nanggroe memberi semangat tersendiri, karena menjadi pengingat bahwa persatuan masyarakat Aceh tidak lekang oleh jarak maupun zaman.

Kategori :