Surabaya, Memorandum.co.id - Menjelang berakhirnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid 3 yang diterapkan oleh pemerintah, Komisi D DPRD Kota Surabaya mendesak adanya kebijakan baru. “PSBB ini kan dari pemerintah pusat, untuk protokoler kesehatan baru seperti apa? Saya harapkan ada suatu adaptasi menuju kehidupan baru,” ujar Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Ajeng Wira Wati, Jumat (5/6). Menurut Ajeng Wira Wati, selama pelaksanaan PSBB jilid 3 grafik paparan positif covid-19 masih tinggi. Meski hal itu bukan karena pelaksanaan kurang efekktif, namun temuan itu berasal dari rapid test massal yang dilakukan Pemkot Surabaya. “Jika pelaksanaan PSBB Surabaya diperpanjang, saya kira janganlah,” tegas dia. Ajeng mengusulkan, lebih baik ada adaptasi peraturan hidup baru seperti social distancing dan penggunaan masker yang lebih ketat. Sebaliknya PSBB diperpanjang lebih ke arah pembatasan ruang gerak kegiatan ekonomi. “Kita juga tidak menginginkan hal itu terjadi,” ungkapnya. Pihaknya menginginkan masyarakat tetap menjalankan perekonomian. "Diharapkan protokol kesehatan dari Kemenkes jangan sampai terlalu ketat pembatasannya," imbuh dia. Sedangkan pelayanan kesehatan dalam penanganan pasien covid-19 dinilai sudah baik. Kata Ajeng, untuk fasilitas rumah sakit dan tempat ruang isolasi perlu ada penambahan. Sebab bantuan alat rapid test dan PCR sudah banyak dari pemerintah pusat maupun provinsi. “Berkaitan dengan masalah kesehatan, buat saya sudah baik,” tandas dia.(why)
DPRD Surabaya: PSBB Jangan Diperpanjang Lagi
Jumat 05-06-2020,14:19 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 06-10-2026,11:25 WIB
Miras Berbagai Merek Dioplos, Akademis Unusa Ungkap Bahaya hingga Risiko Kematian
Selasa 06-10-2026,10:09 WIB
Tabung Elpiji 50 Kg Meledak di Ruko San Antonio Pakuwon City, 5 Korban Luka Bakar 1 Kritis
Selasa 06-10-2026,08:31 WIB
Gandeng Peradi SAI Surabaya, Kapolrestabes Gelar Fun Run 5K Bertabur Doorprize dan Hadiah Umrah
Selasa 06-10-2026,10:06 WIB
REI Madiun Keluhkan Empat Kendala Investasi Perumahan, Pemkot Siapkan Tim Khusus
Selasa 06-10-2026,14:03 WIB
Toko Miras Pogot Masih Bebas Jual Eceran, Bahkan Sediakan Undian Motor
Terkini
Rabu 07-10-2026,06:05 WIB
Cinta Menyamar Jadi Ketakutan (3): Saat Tekanan Keluarga Menghadang Keputusan Hati
Rabu 07-10-2026,05:15 WIB
Presiden Prabowo Siagakan 70 Ribu Polisi Hutan Cegah Penjarahan Liar
Rabu 07-10-2026,04:21 WIB
Rp 13,2 T Kekayaan Negara Diselamatkan, Prabowo Bakal Alokasikan untuk Gaji Guru dan Irigasi
Rabu 07-10-2026,03:25 WIB
Transformasi Layanan Imigrasi di Jakarta Dongkrak PNBP Rp 10,45 Triliun
Rabu 07-10-2026,02:28 WIB