Dikutip dari Pediatric Trauma Program, University of Michigan, Amerika Serikat, sebagai aturan umum bayi tidak boleh berada di kursi mobil selama lebih dari 2 jam di dalam atau di luar mobil. Aturan ini dikenal juga sebagai '2 hour rule'.
BACA JUGA:7 Tips Merawat Bayi Baru Lahir untuk Ibu dan Ayah Baru
Hal tersebut merupakan rekomendasi keselamatan yang ditetapkan dan didukung oleh para ahli keselamatan.
Sesuai namanya, aturan ini menyarankan agar bayi tidak duduk di kursi mobil selama lebih dari 2 jam setiap kalinya. Hal ini berlaku baik saat bayi berada di dalam mobil atau di luar mobil, termasuk jika bayi duduk di stroller.
Mengapa bayi sebaiknya tidak duduk di kursi mobil lebih dari 2 jam?
Dikutip dari National Health Services (NHS), kursi mobil dirancang untuk menjaga bayi tetap aman saat bepergian, tetapi tidak boleh menjadi tempat tidur utama bayi dalam jangka panjang.
BACA JUGA:Bonding dengan Bayi Baru Lahir, Menjalin Kedekatan Sejak Dini
Bayi tidak boleh berada di kursi mobil selama lebih dari 2 jam, sebab penelitian telah menunjukkan adanya hubungan antara bepergian di kursi mobil dalam waktu lama dan kesulitan bernapas pada bayi.
-Ilustrasi-
Jika jarak tempuh perjalanan sangat jauh, penting bagi orang tua untuk menyediakan waktu istirahat secara teratur (setidaknya setiap 2 jam). Hal ini akan memungkinkan Bunda untuk mengeluarkan bayi dari kursi mobil, sehingga mereka memiliki kesempatan untuk meregangkan tubuh dan bergerak.
BACA JUGA:Hadiah untuk Bayi Baru Lahir, Ini 7 Pilihan Unik dan Bermanfaat
Saat tiba di tujuan, keluarkan bayi dari kursi mobil. Apabila mereka sedang tidur, pindahkan ke tempat tidur bayi atau kereta dorong bayi yang permukaannya keras dan datar.
Aturan menggunakan kursi mobil untuk bayi saat mudik
"Kursi mobil sangat penting untuk menyelamatkan nyawa dari kecelakaan mobil. Namun, orang tua tidak boleh membiarkan bayi duduk di kursi mobil untuk waktu yang terlalu lama," jelas Justin Daniels dari Lullaby Trust, dikutip dari Made for Mums.