Surabaya, memorandum.co.id - Ramadan kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Di tengah pandemi corona (Covid-19), terkesan ada jarak antarumat muslim namun itu tidak menghalangi hubungan silaturahmi terhadap sesama. Meski sekarang ini hanya via online atau daring diharapkan hal-hal yang baik tersebut bisa menjadi lumbung pahala umat muslim selama Ramadan. Di Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya sendiri, sejak masuk bulan Ramadan, aktivitas pelayanan tetap berjalan seperti biasa. Mulai pelayanan pengambilan tilang, laporan pengaduan, penerimaan tahap dua, dan sidang secara online. "Program unggulan Ramadan terkait Covid-19 tentunya penegakan hukum tetap jalan meskipun dilakukan dengan sarana online," ujar Kajari Surabaya, Anton Delianto, kemarin. Lanjutnya, pelayanan via online guna mencegah berkumpulnya masyarakat dan menjaga jarak aman sesuai anjuran pemerintah sudah diterapkan lewat program l-tilang delivery dan jakpos (jaksa dan kantor pos). "Saat ini dua inovasi itu diminati masyarakat di tengah wabah Covid-19. Kami akan memberikan pelayanan yang memuaskan dan masyarakat tetap tinggal di rumah," jelas Anton. Dalam penegakan hukum, tambah Anton, penerimaan tahap dua juga dilakukan via online. Jadi penyidik tinggal menyerahkan barang bukti saja. "Jadi selama Ramadan tidak mengganggu proses penegakan hukum," ujarnya. Dalam penanganan Covid-19, tambah Anton, sesuai dengan Surat Edaran Jaksa Agung Nomor 7 Tahun 2020, bahwa Kejari Surabaya diminta atau tidak diminta akan melakukan pendampingan terhadap Pemkot Surabaya dalam penggunaan anggaran khususnya untuk penanganan Covid-19. "Dalam pendampingan tersebut tentunya akan lebih ditekankan aspek-aspek hukum agar pemkot lebih berhati-hati guna menghindari adanya permasalahan hukum di kemudian hari," tambah Anton. Selain itu, kegiatan jaksa masuk sekolah secara virtual (V-JMS) memanfaatkan aplikasi teleconference. Bahwa, kegiatan V-JMS antara jaksa dengan siswa tidak perlu bertemu langsung akan tetapi menggunakan teknologi dengan sarana komunikasi. "V-JMS telah dilaksanakan sebagai narasumber Kajari Surabaya didampingi Kasi Intelijen dan diikuti oleh 50 peserta yg terdiri kepala sekolah, guru dan siswa SMPN 22 Surabaya pada 2 April lalu," pungkas Anton. Program unggulan Datun selama Covid-19 yang berjalan antara lain bantuan hukum nonlitigasi online menggunakan video teleconference (vidcon) dan pelayanan hukum online menggunakan e-mail (datun.surabaya@gmail.com). "Memberikan pelayanan hukum terhadap masyarakat, selama pandemi kami melakukan secara online guna mencegah berkumpulnya masyarakat dalam jumlah besar dan tetap menjaga jarak aman namun tetap mengedepankan pelayanan yang baik," ujar Anton. Di bidang Pidsus, penanganan tindak pidana korupsi tetap dilakukan meskipun ada hal-hal tertentu yang dibatasi. "Kegiatan penerimaan Lapdumas melalui website dan whatsapp. Dalam hal penuntutan dilakukan sidang online di dua tempat yakni Rutan Kejati dan pengadilan Tipikor. Sedangkan eksekusi terhadap terpidana yang ditahan di Rutan Kejati untuk dieksekusi di Lapas Porong setelah pemeriksaan rapid test," pungkas Anton. Di akhir kata, selamat menjalankan ibadah puasa dan semoga wabah Covid-19 ini cepat berlalu. (fer)
Jaga Silaturahmi
Selasa 05-05-2020,10:39 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 06-01-2025,14:33 WIB
Viral Foto Polwan Polda Jatim Mirip Artis dan Model Korea saat Kenaikan Pangkat
Senin 06-01-2025,09:53 WIB
Kursi Panas Timnas Garuda: Van Gaal hingga Patrick Kluivert Pengganti STY?
Senin 06-01-2025,11:25 WIB
Dugaan Pencabulan Remaja, Kakek Tunjungsekar Disel
Senin 06-01-2025,17:06 WIB
Profil dan Karir Shin Tae-yong, Pelatih Timnas Indonesia yang Dipecat PSSI
Senin 06-01-2025,14:45 WIB
Wakapolres Tulungagung dan Tiga Kapolsek Jalani Rotasi
Terkini
Senin 06-01-2025,22:21 WIB
Proyek Strategis Pemkot Madiun Diresmikan
Senin 06-01-2025,22:13 WIB
Dipanggil Dewan, Pengusaha Hiburan Minta Perda Secara Fair
Senin 06-01-2025,22:06 WIB
Surabaya Perketat Pengawasan Cegah Penyebaran PMK
Senin 06-01-2025,22:00 WIB
Komisi C Tolak Keras Proyek Surabaya Waterfront Land, Prioritaskan Lingkungan dan Kesejahteraan Masyarakat
Senin 06-01-2025,21:53 WIB