Surabaya, memorandum.co.id - Masyarakat yang akan mengambil barang bukti tilang di Kejari Tanjung Perak tidak perlu khawatir. Meski saat ini diberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), namun pelayanan tetap berjalan. Di mana saat ini kejaksaan di Jalan Kemayoran Baru 1 itu sudah menggandeng kantor pos. "Warga cukup datang ke 52 cabang kantor pos se-Surabaya. Termasuk selama PSBB," ujar Kasi Pidum Kejari Tanjung Perak, Eko Budisusanto, Kamis (30/4/2020). Lanjut Eko, dengan masyarakat datang ke kantor pos maka tidak ada lagi kerumunan di Kejari Tanjung Perak. Itu juga memutus mata rantai penyebaran coronavirus disease 2019 (Covid-19) dan mematuhi aturan pemerintah dalam penerapan PSBB. "Jauh sebelum PSBB diterapkan kami sudah terapkan pengambilan barang bukti tilang melalui delivery atau jasa kantor pos," imbuhnya. Adapun alur pembayaran denda tilang bisa di kantor pos. "Pertama, datang ke kantor pos terdekat dengan membawa form tilang (asli dan fotokopi) serta fotokopi KTP. Lalu mengisi formulir alamat pengiriman. Membayar denda tilang," imbuh Eko. Kemudian warga nantinya mendapatkan resi pembayaran denda tilang resmi. Selanjutnya bukti tilang dikirim kantor pos langsung ke alamat pengiriman. "Jadi pihak kantor pos datang ke kami, selanjutnya mengirim bukti tilang ke rumah warga,"pungkas Eko. (fer)
Ambil Tilang, Kini Cukup Datang ke 52 Cabang Kantor Pos
Kamis 30-04-2020,13:16 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 04-11-2026,11:48 WIB
Gerbong Mutasi Polda Jatim Bergulir, Sejumlah Pejabat Polrestabes Surabaya Bergeser Jabatan
Rabu 04-11-2026,06:13 WIB
Rumput Tetangga Lebih Hijau (3): Cinta yang Singgah pada Sukses yang Dibangun
Rabu 04-11-2026,07:11 WIB
Skandal Penyadapan Presiden: Bongkar Rantai Komando, Jangan Berhenti Pada Tiga Tersangka
Rabu 04-11-2026,17:57 WIB
Kodaeral V Gagalkan Pengiriman 36 Ton Konsentrat Emas dan 23 Kontainer Kayu Ilegal di Surabaya
Terkini
Kamis 05-11-2026,01:05 WIB
Terekam CCTV, Remaja Surabaya Bobol Rumah Teman di Sukodono, Curi Emas dan Laptop Rp 100 Juta
Kamis 05-11-2026,00:02 WIB
Kapolda Jatim Kawal Penetapan UMP 2027, Siap Respons Aduan PHK dan Kasus Pakerin
Rabu 04-11-2026,23:26 WIB
Polres Mojokerto Bongkar Dugaan Sindikat TPPO Internasional, 23 WNA Korban Scamming Diselamatkan
Rabu 04-11-2026,23:04 WIB
Kasus Pembunuhan Madiun, Saksi Ungkap Mesin Pencacah Tono Dibongkar dan Dijual
Rabu 04-11-2026,22:07 WIB