Surabaya, Memorandum.co.id - Tidak kurang dari 4.159 narapidana yang mendapat pembebasan bersyarat atau asimilasi terancam tidak masuk sebagai warga yang mendapat tunjangan hidup terdampak Covid-19. Ahmad Firdaus Febrianto, anggota Fraksi Gerindra DPRD Jatim menegaskan, dari data yang dimiliki ternyata dana bantuan hidup korban Covid-19 berpotensi dobel anggaran. Hal ini karena program pemerintah dari pusat hingga kabupaten/kota belum terkoordinasi secara jelas. "Termasuk napi yang mendapat asimilasi. Mereka ini juga terdampak Covid-19," tutur Ahmad Firdaus Febrianto," Jumat (24/4/2020). Anggota Komisi A ini juga berharap agar Pemprov Jatim segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan kabupaten/kota. "Anggaran yang disiapkan harus tepat sasaran," tambah Ahmad Firdaus Febrianto. Dari data Komisi A, terdapat 4.159 narapidana yang mendapat pembebasan atau asimilasi, dari total 38.220 narapidana. Narapidana ini juga berpotensi melakukan kejahatan lagi. Karena perhatian pemerintah lemah. Sebab dari Rp 2.3 triliun anggara yang disiapkan APBD Jawa Timur diperuntukkan untuk kuratif (pengadaan alat kesehatan) dan promotir (persiapan sarana prasarana). "Hanya Rp 990 miliar untuk warga terdampak. Sementara 2,3 triluan lainnya digunakan untuk kuratif dan promotif," tegas dia. Karena itu, Komisi A mengusulkan agar 4.159 yang mendapat asimilasi juga diberikan hak yang sama sebagai terdampak Corona. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Anik Maslacha menjelaskan, perhatian pemerintah sangat penting. Karena itu, usulan mendirikan posko Covid-19 di lembaga dewan menjadi salah satu solusi. Meski begitu, pimpinan DPRD Jawa Timur melakukan pertemuan dengan ketua fraksi DPRD Jawa Timur. "Ini peran pengawasan. Ada kekhawatiran penggunaan anggaran tidak maksimal. Karena kebijakan pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota saling beririsan," ujar Anik Maslacha. Politisi PKB ini mendorong agar pendataan penerima bantuan berkoordinasi dengan melibatkan jajaran kelurahan dan desa. "Kelurahan dan desa yang memiliki rakyat. Mereka bersentuhan langsung dan mengetahui siapa saja yang layak mendapat bantuan dari pemerintah," tegas Anik Maslacha. (day)
Terdampak Corona, 4.159 Napi Asimilasi Tak Dapat Tunjangan Hidup
Jumat 24-04-2020,13:13 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 31-07-2026,06:57 WIB
Buntalan dan Karton Dilarang Masuk Bagasi, FK Patuh Jatim Imbau Travel Sosialisasi Aturan Baru Lion Air
Jumat 31-07-2026,11:54 WIB
Makan Bergizi Gratis Berujung Keracunan: Menu Disantap Senin, Kasus Baru Terendus Dinkes pada Rabu
Jumat 31-07-2026,09:45 WIB
Bukan Agenda Resmi, Pengurus PSHT Minta Anggota Percayakan Hukum ke Polrestabes Surabaya
Jumat 31-07-2026,10:27 WIB
Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Jombang Resmi Dibuka, Bupati Warsubi: Kesempatan Wujudkan Generasi Berprestasi
Jumat 31-07-2026,20:39 WIB
Sidang Korupsi Tanah Kas Desa Jenangan Ponorogo, Sujarno Akui Terima Uang Hasil Penambangan
Terkini
Jumat 31-07-2026,22:08 WIB
KJS Luncurkan Madura Ethnic Carnival 2026, Angkat Kejayaan Keraton Sumenep
Jumat 31-07-2026,22:06 WIB
KPTG Laporkan Dugaan Tanah Terlantar PT Garam ke ATR/BPN Sumenep
Jumat 31-07-2026,22:03 WIB
Tim Wasev Tinjau TMMD Ke-129 di Sampang, Pastikan Program Tepat Sasaran
Jumat 31-07-2026,22:01 WIB
Tiga Pilar Bubutan Amankan Peringatan HUT Ke-51 PUSKUD Jatim di Surabaya
Jumat 31-07-2026,21:49 WIB