Surabaya, Memorandum.co.id - Belum kongkritnya data warga terdampak Covid-19 membuat Fraksi PKB DPRD Jawa Timur mendorong Pemprov Jatim berkoordinasi dengan pemerintah pusat, kabupaten/kota. Upaya ini agar dana bantuan untuk warga terdampak Covid-19 tidak dobel anggaran. Ketua Fraksi PKB Jawa Timur, Fuazan Fuadi menegaskan, pemprov bisa mempertajam kebutuhan anggaran agar tidak terjadi tumpang tindih. Ia menyebutkan potensi tumpang tindih kebijakan dari pemerintah pusat, provinsi, hingga pemerintah kota, maupun kabupaten akan merugikan kepentingan masyarakat yang lain. "Karena itu, kami (Fraksi PKB) mengawal ketat agar kebutuhan tersebut tidak tumpang tindih," jelas mantan Ketua Komisariat PMII Malang ini serius. Untuk itu, perbaikan data perlu dilakukan, jangan sampai ada tumpang tindih kebutuhan anggaran untuk terdampak Corona. Seperti program pemerintah pusat mulai dari PKH, Pra-kerja, dana desa, bantuan dana tunai (BDT). Sementara dari Provinsi Jawa Timur dialokasi Rp 2,3 triliun, dan kabupaten/kota. "Ini belum dari pemerintah kabupaten dan pemerintah kota di Jawa Timur. Jika tidak dilakukan pendataan secara maksimal akan berpotensi bantuan tersebut ganda," tutur dia. Ia mencontohkan, bantuan bantuan prakerja yang didapat melalui pendaftraan online. Sehingga pemerintahan desa dan kelurahan tidak mengetahui warganya mendapat bantuan itu. Sementara itu, Masduki, anggota Fraksi PKB Jawa Timur menyayangkan program prakerja yang berbasis IT. Ia menyebutkan, tidak semua masyarakat penerima bantuan memiliki email. Apalagi mereka berusia di atas 40-an. "Kasihan sistem yang dilakukan, masyarakat akan kesulitan mengakses program prakerja," tandas Masduki. (day)
FPKB Desak Perbaikan Pendataan Warga Terdampak Corona
Kamis 23-04-2020,10:57 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 12-05-2026,07:17 WIB
Diduga Cemarkan Nama Baik, Distributor Air Mineral di Kediri Laporkan 7 Konsumen ke Polisi
Selasa 12-05-2026,12:02 WIB
J&T Cargo Cabang Surabaya Digugat Toko Petshop Rp3,6 Miliar
Selasa 12-05-2026,15:36 WIB
Tertipu Arisan Bodong, Penyanyi Dangdut Wadul ke Rumah Aspirasi Cak Ji
Selasa 12-05-2026,12:44 WIB
Dugaan Pemalsuan Dokumen, Penyidik Polrestabes Surabaya Dinilai Abaikan Bukti dan Fakta
Selasa 12-05-2026,08:44 WIB
Sebarkan Data Pribadi dan Tuduh Penipu, Pasutri di Surabaya Dilaporkan ke Polda Jatim
Terkini
Selasa 12-05-2026,21:01 WIB
BPBD Jatim Perkuat Desa Tangguh Bencana di 38 Kabupaten dan Kota
Selasa 12-05-2026,20:55 WIB
Diduga Tak Kantongi Izin, Tambang Galian C di Gresik Digerebek Bareskrim Polri
Selasa 12-05-2026,20:45 WIB
Gebyar Bazar UMKM Dafam Pacific Caesar Surabaya Meriahkan HJKS ke-733
Selasa 12-05-2026,20:39 WIB
Pelajar Keracunan MBG di Surabaya, Wali Kota Eri Instruksikan Investigasi dan Uji Laboratorium
Selasa 12-05-2026,20:28 WIB