Surabaya, Memorandum.co.id - Masih ingat dengan kasus aborsi yang dilakukan Muslich alias Ulik terhadap bayi yang dikandung anaknya, Eka Zulifah alias Eva di Jalan Ketandan Baru 4-B. Jaksa penuntut umum (JPU) Duta Mellia menuntut terdakwa selama 5 tahun penjara, Senin (13/4/2020). Dalam tuntutannya, bahwa terdakwa terbukti melangga pasal 80 ayat (3) dan (4) Undang-undang Republik Indonesia nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. “Menuntut terdakwa Muslich alias Ulik selama lima tahun penjara denda Rp 60 juta. Apabila tidak bisa dibayarkan diganti pidana kurungan selama tiga bulan,” ujar JPU Duta Mellia di hadapan ketua majelis hakim Yohannis Hehamony. Atas tuntutan itu, terdakwa Muslich yang berada di Rutan Medaeng memohon keringanan hukuman. “Kami mohon keringanan majelis. Saya menyesal,” ujar terdakwa menjawab pertanyaan dari majelis hakim, kemarin. Seperti diketahui, terdakwa yang mengetahui anaknya Eka Zulifah alias Eva (berkas terpisah) hamil berusaha melakukan aborsi dengan memberikan minuman sprite, nanas dan jeruk nipis dengan maksud supaya kandungan bisa gugur dan jatuh. Namun ternyata upaya tersebut tidak berhasil hingga usia kandungan anaknya mencapai sembilan bulan. Mengetahui anaknya kesakitan, terdakwa berusaha mengajaknya ke rumah sakit tetapi ditolak. Akhirnya, terdakwa membantu proses melahirkan bayi di rumah. Setelah bayi keluar dari rahim anaknya, terdakwa membiarkannya tanpa ada upaya ke rumah sakit atau dokter. Setelah itu, terdakwa mengambil gunting di lemari bufet, dan memotong tali pusar bayi tersebut. Karena ketakutan, terdakwa langsung membungkus bayi tersebut bersama dengan tali pusarnya dengan kaus kemudian dimasukkan ke kresek dan membuangnya ke sungai di Jalan Genteng Kali. (fer/day)
Bantu Anak Aborsi Dituntut 5 Tahun Penjara
Senin 13-04-2020,20:50 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 17-03-2026,15:41 WIB
Ledakan Misterius Guncang Masjid di Patrang, Kapolda Jatim Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa
Selasa 17-03-2026,18:39 WIB
Tips Pilih Jam Berangkat Mudik Motor 2026: Mengapa Jam 3 Pagi Lebih Efektif Hindari Macet dan Dehidrasi?
Selasa 17-03-2026,10:15 WIB
Skandal Solar Subsidi Jember: Garis Polisi Raib, Legislator Meradang, Kapolres Ungkap Fakta Mengejutkan
Selasa 17-03-2026,15:18 WIB
Imigrasi Surabaya Siap Layani Arus Mudik Lebaran 2026, Kakanwil Ditjenim Jatim Tinjau Kesiapan Petugas
Selasa 17-03-2026,19:46 WIB
THR Belum Cair Jelang Lebaran 2026? Ini Cara Lapor ke Posko THR Kemnaker Secara Online
Terkini
Rabu 18-03-2026,10:02 WIB
Antisipasi Urbanisasi Pasca Lebaran, Pemkot Surabaya Siapkan Operasi Yustisi bagi Pendatang
Rabu 18-03-2026,09:05 WIB
Pengalaman Nyata Desly, Mudik Tenang Bersama JKN
Rabu 18-03-2026,07:07 WIB
Ramadan, Musim Panen Koruptor
Rabu 18-03-2026,06:08 WIB