Pasuruan, memorandum.co.id - Diduga terlibat kasus korupsi Dana Dasa, Supranoto, mantan Kepala Desa Karangmenggah, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Kejari Kabupaten Pasuruan. Denny Saputra, Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Pasuruan menyebutkan, Supranoto dijadikan tersangka atas kasus dugaan korupsi Dana Desa ketika menjabat sebagai Kepala Desa Karangmenggah. Sejumlah proyek fisik yang dikerjakan pada tahun 2018 hingga 2019, dinilai tidak sesuai dengan semestinya, bahkan ada beberapa pekerjaan yang tidak dilaksanakan. "Kami menduga kuat ada korupsi yang dilakukan oleh mantan Kepala Desa berinisial S ini. Ada sejumlah proyek yang didanai DD (dana desa-red) tahun 2018 hingga 2019 yang diduga ada penyimpangan. Ada pula yang dikerjakan tidak semestinya, bahkan ada yang tidak dikerjakan alias fiktif," ungkapnya, Jumat (10/4/020). Lebih lanjut Denny menjelaskan, mulai pertengahan 2019 lalu, dugaan penyimpangan anggaran dana desa itu terendus pihak Kejaksaan. Meskipun pihaknya sudah meminta agar tersangka membenahi dan mengerjakan proyek dengan benar, namun tidak ada niatan baik dari tersangka hingga batas waktu yang ditentukan. "Ada beberapa pekerjaan seperti pipanisasi, pembenahan jamban, jaringan irigasi dan beberapa pekerjaan lain diselewengkan," imbuh Denny. Kejari sudah melakukan penyelidikan sejak paska Lebaran tahun 2019 silam dan menemukan potensi kerugian negara mencapai Rp. 350 juta yang diduga kuat masuk ke kantong pribadi tersangka. Dari beberapa penyilidikan tersebut, Kamis (9/4) kemarin, pihak Kejaksaan melakukan pemanggilan terhadap tersangka untuk menjalani pemeriksaan. Selama lebih dari tiga jam diperiksa petugas, Supranoto akhirnya ditetapkan menjadi tersangka dan dilakukan penahanan untuk mempermudah proses penyidikan. "Tersangka kami titipkan di Rutan Bangil selama 20 hari ke depan untuk mempermudah proses penyidikan. Dari pemeriksaan kami, ia menjadi satu-satunya orang yang diduga kuat memicu kerugian negara," tandasnya. Sementara itu, kuasa hukum tersangka, Wiwik Tri Hariyati mengaku bakal memperjuangkan hak-hak tersangka. Ia meyakinkan akan membuktikan kalau kliennya tidak bersalah. “Tentunya hak-hak tersangka akan kami perjuangkan. Kami akan buktikan di persidangan kalau tersangka tidak melakukan tindak korupsi seperti yang disangkakan,” ungkapnya. (rul)
Diduga Korupsi Dana Desa, Mantan Kades Karangmenggah Ditahan
Jumat 10-04-2020,08:55 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 02-01-2026,18:50 WIB
Pemkot Rombak 69 Pejabat, 7 Kepala OPD Baru Dilantik: Wali Kota Eri Ancam Copot yang Rapornya di Bawah 80
Jumat 02-01-2026,18:10 WIB
Dugaan Skandal Rp 1,5 Miliar Guncang Madiun: Pejabat Dalihkan Uang Arisan, Ada Apa?
Jumat 02-01-2026,17:32 WIB
Mengangkasa ke 2026 BeSS Resort dan Waterpark Lawang Sukses Gelar Night Flight Party
Jumat 02-01-2026,17:15 WIB
Polda Jatim Tetapkan Warga Tandes Tersangka Keempat Kasus Perusakan Rumah Nenek Elina
Jumat 02-01-2026,16:53 WIB
Pemkot Surabaya Buka Beasiswa Penghafal Kitab Suci untuk 1.412 Pelajar
Terkini
Sabtu 03-01-2026,16:13 WIB
Awal Tahun 2026, Polres Ngawi Patroli Wisata Ciptakan Liburan Aman dan Nyaman
Sabtu 03-01-2026,16:06 WIB
Jaga Harkamtibmas di Kedunggalar, Polisi Ngawi Intensifkan Patroli
Sabtu 03-01-2026,15:01 WIB
Korsleting Listrik, Satu Minibus di Tulungagung Habis Terbakar
Sabtu 03-01-2026,14:01 WIB
Polres Kediri Patroli Obyek Wisata, Pastikan Situasi Kondusif Pasca Libur Nataru
Sabtu 03-01-2026,13:01 WIB